Berita

Prabowo Subianto bersama Joko Widodo dalam satu kesempatan/Net

Politik

Duet Jokowi-Prabowo Untuk Hindari Polarisasi, Prabowo Sudah Masuk Kabinet Kok Polarisasi Masih Ada?

SELASA, 22 JUNI 2021 | 15:31 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Alasan dan argumen penasitah Jokpro (Jokowi-Prabowo) M Qodari bahwa gagasan menduetkan Jokowi dengan Prabowo pada Pilpres 2024 yang akan datang untuk mencegah terjadinya polarisasi sangat lemah, pasalnya saat ini meskipun Ketua Umum Gerindra itu telah bergabung dengan kabinet Jokowi, polarisasi di tengah masyarakat masih saja terjadi.

Begitu pandangan Direktur Riset Indonesia Presidential Studies Arman Salam dalam program Obrolan Bang Ruslan bertajuk "Berhitung Serius Presiden Tiga Periode" yang diselenggarakan Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (22/6).

"Kalau kita lihat kekhawatiran (polarisasi) begitu tinggi. Saya balik tanya kepada orang yang menggaungkan (Jokowi tiga periode), saya tanya Prabowo sudah masuk ke pemerintahan Jokowi, terus masih ada gak polariasai? masih ada, meskipun Prabowo sudah masuk ke dalam kabinet," kata Arman.  


Faktanya, ungkap Arman, dengan masuknya Prabowo ke dalam kabinet ada pendukung Jokowi yang tidak senang, begitu juga sebaliknya pendukung Prabowo yang kecewa.

"Makanya, untuk menghindari polarisasi, jangan sampai hanya dua calon," tandas Arman.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

UPDATE

Revolusi Status Buruh Harian Lepas

Senin, 22 Juni 2026 | 00:03

Nyanyian Sony Sebut 41 Nama Dituding Hanya untuk Kelabui Penyidik

Minggu, 21 Juni 2026 | 23:33

Penangkapan Roy dan Tifa Perkuat Anggapan Polisi di Bawah Kendali Jokowi

Minggu, 21 Juni 2026 | 23:17

Prabowo Panggil Rosan, Bahas Optimalisasi Aset Negara dan Transformasi BUMN

Minggu, 21 Juni 2026 | 22:55

Program Sekolah Rakyat Dapat Akses Gratis Talent DNA ESQ

Minggu, 21 Juni 2026 | 22:32

Malam Ini Roy Suryo dan Dokter Tifa Nginap di Rutan Polda, Besok ke Kejaksaan

Minggu, 21 Juni 2026 | 22:01

Teruji di MRS 2026, Pertamax Turbo Jadi Andalan Utama Pembalap Nasional

Minggu, 21 Juni 2026 | 21:46

Penyelenggaraan Haji Tahun Ini Lebih Baik dari Sebelumnya

Minggu, 21 Juni 2026 | 21:46

Buntut Gesekan Petugas vs Ojol, Ini Strategi Baru Dishub DKI Atur Ruang Jalan Ibu Kota

Minggu, 21 Juni 2026 | 21:31

Mensos ke Pejabat Baru: Jangan Sabotase Program Sekolah Rakyat!

Minggu, 21 Juni 2026 | 20:45

Selengkapnya