Berita

Peresmian Sekretariat Nasional Komunitas Jokowi-Prabowo/Net

Politik

Jokpro Terlalu Over, Usul Boleh Tapi Jangan Langgar Konstitusi

MINGGU, 20 JUNI 2021 | 11:54 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Kemunculan Komunitas Jokowi-Prabowo (Jokpro) 2024 dianggap hanya sebuah euforia dari pendukung terhadap tokoh yang diidamkan.

Direktur Pusat Studi Konstitusi dan Otonomi Daerah (Puskod) Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah (UIN SATU) Tulungagung, Dian Ferricha menilai sikap Jokpro 2024 terlalu berlebihan dan bertentangan dengan konstitusi.

Sebab, UUD Negara Republik Indonesia 1945 jelas mengatur bahwa  jabatan presiden hanya dua kali atau dua periode.


"Saya kira itu terlalu over apa yang disampaikan oleh Jokpro. Prinsipnya boleh-boleh saja mengusulkan dan membuat wacana, tapi kembali kepada konstitusi jangan bertentangan sehingga dapat inkonstitusional," ujar Ferricha kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (20/6).

Ferricha mengatakan, untuk mewujudkan keinginan Jokowi menjabat 3 periode, maka Jokpro harus terlebih berupaya mengamandemen UUD 1945. Di mana amandemen hanya bisa dilakukan jika semua fraksi di MPR setuju melakukan amandemen.

“Jokpro juga harus berupaya keras agar amandemen tersebut disetujui dan itu berat. Makanya saya bilang, sikap Jokpro sebatas euforia ketokohan atas support berlebih gerakan relawan kepada tokohnya untuk terus memimpin negara di periode berikutnya," pungkas Ferricha.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya