Berita

Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan/Net

Politik

Luhut Ingin Lonjakan Covid Bisa Dikendalikan Selama 2 Minggu

SABTU, 19 JUNI 2021 | 22:58 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Lonjakan Covid-19 yang mengkhawatirkan, karena menjadi yang tertinggi selama tahun 2021, diharapkan segera mereda.

Itu lah keinginan Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan.

Ia menuturkan harapannya seraya mengajak masyarakat berdoa, agar gelombang Covid-19 bisa mereda dalam kurun waktu 14 hari ke depan.


"Untuk Covid-19, kita berdoa semoga Covid-19 ini selama dua minggu ini dapat terkendali, sehingga pergerakan masyarakat dapat kembali seperti sedia kala," ujar Luhut dalam acara Pengukuhan Dewan Asosiasi Pemerintah Seluruh Indonsia (APKASI) periode 2021-2026 yang digelar bersamaan dengan Rakernas XIII APKASI di Bali, Sabtu (19/6).

Di sisi lain, Luhut turut menjabarkan kondisi perekonomian Indonesia yang menurutnya masih dalam kondisi baik-baik saja dan berpotensi tumbuh positif.

Ia memprediksi, pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2021 masih dalam batas yang aman, yaitu di kisaran 4-5 persen.

Kendati begitu, politisi Partai Golkar ini meminta pemerintah daerah membantu mendorong pertumbuhan ekonomoi nasional yang harus digenjot secepat mungkin.

Dari kondisi ekonomi itu, Luhut berkesimpulan pemulihan ekonomi dan penanganan Covid-19 masih dalam tataran yang cukup baik.

"Overall ekonomi dan penanganan covid-19 kita cukup bagus. Saya minta pemimpin di sini semua ayo kerja sama," demikian Luhut Binsar Pandjaitan.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya