Berita

Wakil Rektor I IKIP PGRI Kalimantan Timur, Elbadansyah/Rep

Politik

Penangkalan Hoax Akan Efektif Saat Pengetahuan Literasi Digital Sudah Kuat

SABTU, 19 JUNI 2021 | 09:52 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Dunia pendidikan mempunyai peran sentral dalam upaya memberantas penyebaran hoax dan penguatan literasi digital.

Begitu dikatakan Wakil Rektor I IKIP PGRI Kalimantan Timur, Elbadansyah dalam Dialog Publik bertema "Peran Media dan Dunia Pendidikan Menangkal Berita Hoax dan Radikalisme", Sabtu (19/6).

Elbadiansyah menyampaikan bahwa secara mendasar penangkalan hoax akan menjadi efektif saat pengetahuan literasi digital sudah kuat.


"Literasi digital membuat kita mampu berpikir kritis, kreatif dan inovatif dalam menghadapi masalah yang sedang terjadi," kata dia.

Sambung Elbadiansyah, untuk menguatkan literasi digital itu, kemudian dunia pendidikan sangat penting perannya. Terutama, dalam mengedukasi soal filter terhadap satu informasi.

"Dunia pendidikan berperan dalam mengedukasi dan menjadi contoh dalam proses penyerapan informasi yang beredar luas di dunia maya," terangnya.

Elbadiansyah menambahkan, dalam hal filterisasi itu dunia pendidikan harus bisa menjadi contoh bagi masyarakat untuk tidak asal sebar informasi yang belum jelas sumber dan kebenarannya.

"Dunia pendidikan harus menjadi contoh dalam mengidentifikasi mana berita yang terindikasi hoax atau bersifat radikal dan bermanfaat untuk dipahami," pungkasnya.

Selain Elbadiansyah, hadir juga sebagai pembicara  Ketua Umum Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Pusat Teguh Santosa, Ketua JMSI Kaltim Mohammad Sukri, dan Wakil Ketua DPRD Kaltim Seno Aji.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya