Berita

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo/Repro

Politik

Kapolri: Bersatu Melawan Covid-19, Refleksi Hari Lahir Pancasila

SELASA, 01 JUNI 2021 | 12:46 WIB | LAPORAN: MEGA SIMARMATA

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengajak seluruh elemen masyarakat bersatu dan bergotong royong melawan serta memerangi pandemi Covid-19 dalam merefleksikan Hari Lahir Pancasila.

"Semangat gotong royong merupakan salah satu bentuk merefleksikan peringatan Hari Lahir Pancasila yang jatuh pada 1 Juni 2021," ujar Kapolri dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (1/6).

Listyo menyebutkan, bergandengan tangan melawan Covid-19 merupakan wujud upaya generasi penerus bangsa saat ini untuk melanjutkan semangat para pendiri bangsa Indonesia dalam merumuskan Pancasila sebagai ideologi bangsa.


Mantan Kapolda Banten itu mengatakan, dengan adanya persatuan, maka efek domino yang terjadi karena pandemi Covid-19 mulai dari perekonomian dan kehidupan sosial dapat teratasi dengan baik.

Refleksi Hari Lahir Pancasila saat ini, lanjut Sigit, dapat diimplementasikan dengan kesadaran berdisiplin masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan. Selain itu, masyarakat harus memberikan dukungan seluruh kebijakan pemerintah dalam memutus mata rantai virus SARS-CoV2.

"Kedisplinan protokol kesehatan dapat menjadi kunci untuk Indonesia segera bisa keluar dari pandemi Covid-19," tambah Listyo.

Menurut mantan Kadiv Propam itu, dukungan masyarakat untuk ikut berperan aktif dalam pelaksanaan PPKM mikro, vaksinasi nasional, penguatan 3M dan 3T, bisa menjadi bentuk nasionalisme atau wujud kecintaan terhadap Pancasila.

Adanya gotong royong masyarakat dan pemerintah dalam memerangi Covid-19 maka akan terwujud Pancasila dalam tindakan dan bersatu untuk Indonesia tangguh, kata Kapolri.

"Gotong royong masyarakat dan pemerintah melawan Covid-19 sesuai tema Hari Lahir Pancasila 2021 yang diusung oleh Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) tahun ini," tutup Listyo.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kodam XII/Tanjungpura Geser Pasukan Atasi Karhutla ke Selatan Kalbar

Sabtu, 19 September 2026 | 05:09

Ketika Politik Uang Dianggap Wajar

Sabtu, 19 September 2026 | 04:45

Profesor Webster University: Pimpinan Negara Barat Harus Contoh Prabowonomics

Sabtu, 19 September 2026 | 04:16

Ekosistem Pengolahan Ikan Skala Mikro dan Kecil Terus Diperkuat

Sabtu, 19 September 2026 | 03:45

Fapet IPB University Hasilkan Inovasi Songsong Komersialisasi Ayam Lokal

Sabtu, 19 September 2026 | 03:13

Kejati Sumut Didesak Usut Tuntas Kasus Lahan Tol Medan-Binjai

Sabtu, 19 September 2026 | 02:45

Ketika Polemik Ijazah Berubah jadi Komoditas Politik

Sabtu, 19 September 2026 | 02:17

Tim Hukum UIN Jakarta Datangi Kejati Banten Usut Korupsi Eks Rektor

Sabtu, 19 September 2026 | 01:50

Humanika Harus Bantu Presiden Bawa Keluar RI dari Middle Income Trap

Sabtu, 19 September 2026 | 01:26

Konstruksi Waktu Dugaan TPPU dan Pemerasan Kasus Febrie Tidak Sinkron

Sabtu, 19 September 2026 | 01:02

Selengkapnya