Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

300 Rudal Israel Yang Gagal Meledak Di Jalur Gaza Dinetralkan

SENIN, 24 MEI 2021 | 10:41 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Sebanyak hampir 300 peluru dan rudal yang tidak meledak dan jatuh di Jalur Gaza telah dinetralkan. Rudal-rudal tersebut sebelumnya ditembakkan oleh Israel ke Jalur Gaza dalam serangan beberapa waktu lalu.

Saat ini polisi mengatakan, tim penjinak bom masih bekerja untuk menetralkan senjata lainnya yang tidak meledak dengan kemampuan yang terbatas.

Begitu yang disampaikan oleh kepala polisi Mahmoud Salah dalam konferensi pers pada Sabtu (22/5) di atas puing-puing markas polisi di Gaza yang hancur diserang Israel, seperti dikutip Anadolu Agency.


"Pendudukan Israel berusaha menghancurkan rumah kami dengan membom markas polisi. tetapi olisi tidak ragu untuk menghadapi pendudukan," kata Salah.

Salah menegaskan bahwa Israel telah gagal mengancam polisi. Ia mengatakan petugas polisi akan terus melayani dan melindungi masyarakat Gaza meskipun markas besar mereka telah hancur.

Sejak 10 Mei, Jalur Gaza mendapatkan gempuran dari serangan udara Israel hingga gencatan senjata diberlakukan pada Jumat (21/5) dengan ditengahi oleh Mesir.

Pertempuran selama 11 hari membuat setidaknya 248 warga Palestina tewas, termasuk 66 anak-anak dan 39 wanita, dengan 1.948 lainnya terluka dalam serangan Israel di Jalur Gaza.

Otoritas kesehatan di Tepi Barat secara terpisah telah mengkonfirmasi 31 orang tewas di Tepi Barat sejak satu bulan terakhir. Total korban jiwa mencapai 279 orang di seluruh wilayah Palestina.

Sementara itu, 12 orang Israel juga tewas oleh tembakan roket Palestina dari Jalur Gaza.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kodam XII/Tanjungpura Geser Pasukan Atasi Karhutla ke Selatan Kalbar

Sabtu, 19 September 2026 | 05:09

Ketika Politik Uang Dianggap Wajar

Sabtu, 19 September 2026 | 04:45

Profesor Webster University: Pimpinan Negara Barat Harus Contoh Prabowonomics

Sabtu, 19 September 2026 | 04:16

Ekosistem Pengolahan Ikan Skala Mikro dan Kecil Terus Diperkuat

Sabtu, 19 September 2026 | 03:45

Fapet IPB University Hasilkan Inovasi Songsong Komersialisasi Ayam Lokal

Sabtu, 19 September 2026 | 03:13

Kejati Sumut Didesak Usut Tuntas Kasus Lahan Tol Medan-Binjai

Sabtu, 19 September 2026 | 02:45

Ketika Polemik Ijazah Berubah jadi Komoditas Politik

Sabtu, 19 September 2026 | 02:17

Tim Hukum UIN Jakarta Datangi Kejati Banten Usut Korupsi Eks Rektor

Sabtu, 19 September 2026 | 01:50

Humanika Harus Bantu Presiden Bawa Keluar RI dari Middle Income Trap

Sabtu, 19 September 2026 | 01:26

Konstruksi Waktu Dugaan TPPU dan Pemerasan Kasus Febrie Tidak Sinkron

Sabtu, 19 September 2026 | 01:02

Selengkapnya