Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Tak Diundang Ke Majelis Kesehatan Dunia, Taiwan Kecewa Pada WHO

SENIN, 24 MEI 2021 | 08:30 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Taiwan dibuat geram dengan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang tidak mengundangnya dalam pertemuan Majelis Kesehatan Dunia (WHA)

Pemerintah Taiwan mengecam WHO dengan menyebutnya telah tidak peduli dan mengabaikan hak kesehatan dari rakyat Taiwan.

Taiwan telah lama melobi WHO dengan bantuan negara-negara Barat agar bisa berpartisipasi dalam WHA sebagai pengamat. WHA merupakan pertemuan negara-negara WHO untuk membuat keputusan.


Dalam pernyataan bersama pada Senin (24/5), Menteri Luar Negeri Joseph Wu dan Menteri Kesehatan Chen Shih-chung mengatakan mereka akan terus mengupayakan partisipasi Taiwan dalam WHA.

"Sebagai badan kesehatan internasional profesional, WHO harus melayani kesehatan dan kesejahteraan semua umat manusia dan tidak menyerah pada kepentingan politik anggota tertentu," kata Chen, mengacu pada China, seperti dikutip Reuters.

"Sekretariat WHO terus mengabaikan hak kesehatan 23,5 juta orang Taiwan," ujar Wu.

China yang mengklaim Taiwan sebagai bagian dari wilayahnya menyebut partisipasi Taipei diwakili oleh Beijing sebagai bagian dari kebijakan "satu China".

Namun Taiwan yang menyatakan diri sebagai negara yang merdeka dan demokratis menegaskan pihaknya memiliki hak untuk berbicara atas nama rakyatnya.

Taiwan mendesak WHO untuk mempertahankan sikap profesional dan netral, menolak campur tangan politik China, serta mengizinkan Taiwan untuk bergabung dengan pertemuan, mekanisme, dan kegiatan WHO untuk melindungi kesejahteraan umat manusia dan bersama-sama memerangi penyakit.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kodam XII/Tanjungpura Geser Pasukan Atasi Karhutla ke Selatan Kalbar

Sabtu, 19 September 2026 | 05:09

Ketika Politik Uang Dianggap Wajar

Sabtu, 19 September 2026 | 04:45

Profesor Webster University: Pimpinan Negara Barat Harus Contoh Prabowonomics

Sabtu, 19 September 2026 | 04:16

Ekosistem Pengolahan Ikan Skala Mikro dan Kecil Terus Diperkuat

Sabtu, 19 September 2026 | 03:45

Fapet IPB University Hasilkan Inovasi Songsong Komersialisasi Ayam Lokal

Sabtu, 19 September 2026 | 03:13

Kejati Sumut Didesak Usut Tuntas Kasus Lahan Tol Medan-Binjai

Sabtu, 19 September 2026 | 02:45

Ketika Polemik Ijazah Berubah jadi Komoditas Politik

Sabtu, 19 September 2026 | 02:17

Tim Hukum UIN Jakarta Datangi Kejati Banten Usut Korupsi Eks Rektor

Sabtu, 19 September 2026 | 01:50

Humanika Harus Bantu Presiden Bawa Keluar RI dari Middle Income Trap

Sabtu, 19 September 2026 | 01:26

Konstruksi Waktu Dugaan TPPU dan Pemerasan Kasus Febrie Tidak Sinkron

Sabtu, 19 September 2026 | 01:02

Selengkapnya