Berita

Aksi solidaritas untuk Palestina yang dilakukan warga Inggris di London/Net

Dunia

Banjiri London, Ribuan Warga Inggris Tuntut Pemerintah Jatuhkan Sanksi Untuk Israel Sebelum Terjadi Genosida Pada Palestina

MINGGU, 23 MEI 2021 | 07:55 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Ribuan orang berkumpul, melakukan aksi unjuk rasa damai di pusat kota London untuk mendukung bangsa Palestina pada Sabtu (22/5).

Mereka melakukan aksi jalan bersama menuju Westminster dan gedung-gedung pemerintahan, hingga ke Hyde Park sebagai tujuan akhir.

"Bebaskan Palestina!", "Sanksi Israel", dan "Hentikan Apartheid!" menjadi slogan yang tertera di berbagai atribut yang mereka bawa dan mereka serukan.


Dari laporan Sputnik, para pengunjuk rasa menuntut agar Israel menghentikan penggusuran paksa terhadap warga Palestina. Mereka juga mendesak pemerintah Inggris mengambil tindakan seperti sanksi terhadap Israel untuk mencegah "pembersihan etnis" terhadap bangsa Palestina.

"Pemerintah Inggris harus mengambil tindakan segera dan berhenti mengizinkan Israel untuk bertindak tanpa hukuman," kata penyelenggara dalam sebuah pernyataan.

Selama unjuk rasa, otoritas mengerahkan satuan polisi. Sejauh ini, tidak ada insiden yang dilaporkan. Distrik kota tempat pawai ditutup.

Pada Kamis (20/5), Israel dan Hamas menyetujui gencatan senjata yang ditengahi Mesir yang dimulai pada Jumat (21/5). Selama 11 hari serangan roket dan serangan udara, Israel telah menewaskan 243 warga Palestina, dan Hamas menewaskan 12 orang Israel.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kodam XII/Tanjungpura Geser Pasukan Atasi Karhutla ke Selatan Kalbar

Sabtu, 19 September 2026 | 05:09

Ketika Politik Uang Dianggap Wajar

Sabtu, 19 September 2026 | 04:45

Profesor Webster University: Pimpinan Negara Barat Harus Contoh Prabowonomics

Sabtu, 19 September 2026 | 04:16

Ekosistem Pengolahan Ikan Skala Mikro dan Kecil Terus Diperkuat

Sabtu, 19 September 2026 | 03:45

Fapet IPB University Hasilkan Inovasi Songsong Komersialisasi Ayam Lokal

Sabtu, 19 September 2026 | 03:13

Kejati Sumut Didesak Usut Tuntas Kasus Lahan Tol Medan-Binjai

Sabtu, 19 September 2026 | 02:45

Ketika Polemik Ijazah Berubah jadi Komoditas Politik

Sabtu, 19 September 2026 | 02:17

Tim Hukum UIN Jakarta Datangi Kejati Banten Usut Korupsi Eks Rektor

Sabtu, 19 September 2026 | 01:50

Humanika Harus Bantu Presiden Bawa Keluar RI dari Middle Income Trap

Sabtu, 19 September 2026 | 01:26

Konstruksi Waktu Dugaan TPPU dan Pemerasan Kasus Febrie Tidak Sinkron

Sabtu, 19 September 2026 | 01:02

Selengkapnya