Berita

Senator AS Bernie Sanders/Net

Dunia

Bernie Sanders Berjuang Habis-habisan Blokir Kesepakatan Penjualan Senjata AS Ke Israel

MINGGU, 23 MEI 2021 | 07:42 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Senator Amerika Serikat (AS) asal Partai Demokrat, Bernie Sanders tengah berjuang habis-habisan untuk menghentikan kesepakatan penjualan senjata ke Israel bernilai 735 juta dolar AS atau setara dengan Rp 10,5 triliun (Rp 14.300/dolar AS).

Senator asal Vermont tersebut telah meluncurkan resolusi untuk menghentikan pejualan senjata Joint Direct Attack Munitions (JDAM) dari AS ke Israel di tengah ketegangan dengan Palestina. Namun resolusi tersebut tampaknya akan gagal karena dukungan yang kurang.

Sanders memerkenalkan resolusi tersebut pada Kamis (20/5). Ia juga mendukung resolusi serupa yang telah diperkenalkan oleh anggota parlemen Alexandria Ocasio-Cortez, Mark Pocan, dan Rashida Tlaib dari Demokrat di DPR pada Rabu (19/5).


Tetapi dikutip The Hill, mantan calon presiden tersebut tampaknya tidak memiliki suara yang cukup, yaitu 51 suara untuk menentang kesepakatan tersebut di Kongres.

Ketua Komite Hubungan Luar Negeri Bob Menendez mengatakan, ia tidak akan mendukung resolusi Sanders karena menyakini bahwa pemerintahan Presiden Joe Biden dapat menanganinya dengan benar.

Di sisi Republik, Sanders juga berjuang untuk mendapatkan dukungan. Namun banyak yang menganggap serangan Israel ke Palestina merupakan bentuk pertahanan diri.

"Saya telah menentang di masa lalu untuk penjualan senjata kepada orang-orang yang menurut saya bertindak dengan cara yang tidak demokratis, cara tirani. Saya pikir apa yang saya lihat Israel lakukan adalah bertindak untuk membela diri," ujar senator Republik, Rand Paul.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kodam XII/Tanjungpura Geser Pasukan Atasi Karhutla ke Selatan Kalbar

Sabtu, 19 September 2026 | 05:09

Ketika Politik Uang Dianggap Wajar

Sabtu, 19 September 2026 | 04:45

Profesor Webster University: Pimpinan Negara Barat Harus Contoh Prabowonomics

Sabtu, 19 September 2026 | 04:16

Ekosistem Pengolahan Ikan Skala Mikro dan Kecil Terus Diperkuat

Sabtu, 19 September 2026 | 03:45

Fapet IPB University Hasilkan Inovasi Songsong Komersialisasi Ayam Lokal

Sabtu, 19 September 2026 | 03:13

Kejati Sumut Didesak Usut Tuntas Kasus Lahan Tol Medan-Binjai

Sabtu, 19 September 2026 | 02:45

Ketika Polemik Ijazah Berubah jadi Komoditas Politik

Sabtu, 19 September 2026 | 02:17

Tim Hukum UIN Jakarta Datangi Kejati Banten Usut Korupsi Eks Rektor

Sabtu, 19 September 2026 | 01:50

Humanika Harus Bantu Presiden Bawa Keluar RI dari Middle Income Trap

Sabtu, 19 September 2026 | 01:26

Konstruksi Waktu Dugaan TPPU dan Pemerasan Kasus Febrie Tidak Sinkron

Sabtu, 19 September 2026 | 01:02

Selengkapnya