Berita

WH, seorang ayah yang berani menyiksa anaknya sendiri/Net

Presisi

Motif Sementara, Ayah Keji Di Tangsel Tega Siksa Anak Kandung Karena Pelampiasan Kecemburuan

JUMAT, 21 MEI 2021 | 13:46 WIB | LAPORAN: MEGA SIMARMATA

Polres Tangerang Selatan (Tangsel) masih mendalami motif penganiayaan dan kekerasan yang dilakukan tersangka WH (35) terhadap anaknya BN (5).

Pria pengangguran itu tengah menjalani pemeriksaan di Mapolres Tangsel guna mempertanggungjawabkan perbuatannya.

"Motif berdasarkan hasil pemeriksaan, ada kecemburuan terhadap ibu anak tersebut, sehingga melampiaskan ke si anak," terang Kapolres Tangsel, AKBP Iman Imanudin di Mapolres Tangsel, Jumat (21/5).


Iman menerangkan, WH dan BN hanya tinggal berdua di kamar kontrakan, di Jalan Pondok Jagung Timur, Kecamatan Serpong Utara, Tangsel.

Sementara, istri pelaku atau ibu korban bekerja di Malaysia.

"Untuk selama ini si anak, berdasarkan wawancara korban, memang di rumah hanya berdua sama ayah kandung," jelas Iman.  

Dari pengakuan awal pelaku WH, anaknya itu telah ditinggal sang ibu selama dua tahun.

"Sementara, tersangka dan ibu korban sudah bercerai, nanti didalami lagi Kasat Reskrim," ucap Iman.

Terkait kondisi korban, Polres Tangsel bersama Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P2TP2A) dan Dinas Sosial Kota Tangsel kini tengah fokus melakukan mitigasi trauma healing terhadap korban.  

"Anaknya sampai saat ini dalam perawatan kami, kami pastikan korban mendapat keamanan, kenyamanan, dan mitigasi baik dan benar dari pemerintah," tutur Iman.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Rakyat Ingin Hukum yang Keras terhadap Pelaku Korupsi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 02:19

Sumber APBN Berpeluang dari Harta Rampasan Koruptor

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:57

Gaduh Desil DTSEN, Bonnie Triyana: Buka Mekanisme Sanggah

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:21

Aset Daerah Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi dan Pembangunan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:03

Ribuan Pengunjung Padati Hari Pertama Danantara Housing Expo

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:52

Leonardi Divonis 2,5 Tahun Penjara Meski Tak Terbukti Terima Uang

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:22

Kecurigaan Netizen Benar, Habis Karhutla, Muncullah Sawit

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:01

Pelindo-BNN Edukasi Pelajar di Empat Kota soal Bahaya Narkoba

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:31

Pos Polisi di Kolong Flyover Slipi Dibakar Massa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:10

UU Perampasan Aset Beri Kepastian Hukum Berantas Korupsi

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:00

Selengkapnya