Berita

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi/Net

Dunia

Pertemuan Tertutup Dengan 10 Menlu, Retno Marsudi: Pendudukan Israel Harus Diakhiri

JUMAT, 21 MEI 2021 | 09:58 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Penyelesaian isu antara Palestina dan Israel perlu dilakukan dengan menekankan permasalahan mendasarnya, yaitu pendudukan.

Hal itu yang disoroti oleh Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dalam pertemuan tertutup dengan 10 menlu lainnya setelah sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) di New York, Kamis (20/5).

Adapun 10 menlul lainnya yaitu dari Palestina, Turki, Pakistan, Arab Saudi, Qatar, Yordania, Kuwait, Maladewa, Aljazair, dan Tunisia.


Pertemuan dimaksudkan untuk mengonsolidasikan berbagai pandangan yang disampaikan dalam sesi debat umum di sesi pleno dan merumuskan langkah ke depan.

Dalam pertemuan tersebut, para menlu mendapatkan informasi mengenai gencatan senjata antara Israel dan Hamas yang dimulai sejak Jumat (21/5) pukul 02.00 dini hari.

Namun selain dari gencatan senjata, para menlu menekankan pentingnya negosiasi untuk menyelesaikan isu mendasarnya.

"Semua Menlu menekankan pentingnya tekanan diberikan agar negosiasi dapat segera dilakukan untuk meng-address core issue, yaitu pengakhiran pendudukan," ujar Retno dalam konferensi pers virtual usai pertemuan.

"Jika core issue tidak dapat diselesaikan, para menlu yakin bahwa situasi serupa akan terulang lagi dan terulang lagi," tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Retno menyampaikan pentingnya semua negara yang hadir agar menggunakan pengaruhnya agar isu mendasarnya yaitu penjajahan dapat diselesaikan.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kodam XII/Tanjungpura Geser Pasukan Atasi Karhutla ke Selatan Kalbar

Sabtu, 19 September 2026 | 05:09

Ketika Politik Uang Dianggap Wajar

Sabtu, 19 September 2026 | 04:45

Profesor Webster University: Pimpinan Negara Barat Harus Contoh Prabowonomics

Sabtu, 19 September 2026 | 04:16

Ekosistem Pengolahan Ikan Skala Mikro dan Kecil Terus Diperkuat

Sabtu, 19 September 2026 | 03:45

Fapet IPB University Hasilkan Inovasi Songsong Komersialisasi Ayam Lokal

Sabtu, 19 September 2026 | 03:13

Kejati Sumut Didesak Usut Tuntas Kasus Lahan Tol Medan-Binjai

Sabtu, 19 September 2026 | 02:45

Ketika Polemik Ijazah Berubah jadi Komoditas Politik

Sabtu, 19 September 2026 | 02:17

Tim Hukum UIN Jakarta Datangi Kejati Banten Usut Korupsi Eks Rektor

Sabtu, 19 September 2026 | 01:50

Humanika Harus Bantu Presiden Bawa Keluar RI dari Middle Income Trap

Sabtu, 19 September 2026 | 01:26

Konstruksi Waktu Dugaan TPPU dan Pemerasan Kasus Febrie Tidak Sinkron

Sabtu, 19 September 2026 | 01:02

Selengkapnya