Berita

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi di sidang Majelis Umum PBB, New York pada Kamis, 20 Mei 2021/Repro

Dunia

Di Majelis Umum PBB, Menlu Retno: Berapa Lama Lagi Kita Akan Biarkan Kejahatan Israel?

JUMAT, 21 MEI 2021 | 09:01 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mendesak Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) untuk memiliki langkah konkret dalam mengatasi situasi di Palestina.

Hal itu ia sampaikan lewat pidato dalam sidang Majelis Umum PBB di New York pada Kamis (20/5). Sidang tersebut dihadiri oleh sejumlah menteri luar negeri dan Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres.

"Hari ini, saya hadir di sini untuk berjuang demi kemanusiaan. Hari ini, saya hadir di sini untuk berjuang bagi keadilan masyarakat Palestina," ujar Retno, membuka pidatonya.


Retno mengatakan, kekerasan yang terjadi di Palestina telah banyak memakan korban jiwa, termasuk anak-anak dan perempuan.

"Satu pertanyaan yang harus kita tanyakan pada diri kita sendiri, yaitu 'Berapa lama lagi kita akan membiarkan kejahatan tersebut berlangsung?'," lanjutnya.

Ia menjelaskan, dunia memahami bahwa konflik yang terjadi bersifat asimetris, yaitu antara Israel sebagai negara penjajah dan penindas, dengan Palestina sebagai negara yang diduduki dan terus menerus ditindas.

"Masyarakat internasional berhutang kepada bangsa Palestina, sebuah kemerdekaan bangsa Palestina yang terus tertuunda, untuk hidup berdampingan dan setara dengan kita semua," sambungnya.

"Pendudukan dan agresi Israel yang terus berlangsung tidak hanya patut dikecam tetapi juga merupakan bentuk pelanggaran berat hukum internasional yang memerlukan aksi dari kita," pungkasnya.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kodam XII/Tanjungpura Geser Pasukan Atasi Karhutla ke Selatan Kalbar

Sabtu, 19 September 2026 | 05:09

Ketika Politik Uang Dianggap Wajar

Sabtu, 19 September 2026 | 04:45

Profesor Webster University: Pimpinan Negara Barat Harus Contoh Prabowonomics

Sabtu, 19 September 2026 | 04:16

Ekosistem Pengolahan Ikan Skala Mikro dan Kecil Terus Diperkuat

Sabtu, 19 September 2026 | 03:45

Fapet IPB University Hasilkan Inovasi Songsong Komersialisasi Ayam Lokal

Sabtu, 19 September 2026 | 03:13

Kejati Sumut Didesak Usut Tuntas Kasus Lahan Tol Medan-Binjai

Sabtu, 19 September 2026 | 02:45

Ketika Polemik Ijazah Berubah jadi Komoditas Politik

Sabtu, 19 September 2026 | 02:17

Tim Hukum UIN Jakarta Datangi Kejati Banten Usut Korupsi Eks Rektor

Sabtu, 19 September 2026 | 01:50

Humanika Harus Bantu Presiden Bawa Keluar RI dari Middle Income Trap

Sabtu, 19 September 2026 | 01:26

Konstruksi Waktu Dugaan TPPU dan Pemerasan Kasus Febrie Tidak Sinkron

Sabtu, 19 September 2026 | 01:02

Selengkapnya