Berita

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dan Dutabesar China untuk PBB Xhang Jun/Repro

Dunia

Lobi China, Menlu Retno Desak DK PBB Segera Atasi Situasi Di Palestina

KAMIS, 20 MEI 2021 | 14:47 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi melakukan komunikasi dengan China yang tengah memegang presidensi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa Bangsa (DK PBB) terkait dengan situasi di Palestina.

Tiba di New York, Amerika Serikat (AS) pada Rabu pagi (19/5) waktu setempat, Retno langsung melakukan pertemuan dengan Presiden Majelis Umum PBB untuk membahas sidang luar biasa yang akan digelar pada Kamis (20/5) waktu setempat.

Selain itu, Retno juga melakukan pertemuan dengan Dutabesar China untuk PBB Xhang Jun yang saat ini memegang posisi Presiden DK PBB.


"Saya sampaikan harapan agar Dewan Keamanan PBB dapat mengambil langkah konkret mengatasi terus memburuknya situasi di Palestina," ujar Retno dalam keterangan videonya.

Kunjungan Retno ke New York ditujukan untuk menghadiri pertemuan khusus Majelis Umum PBB yang digelar secara langsung atau tatap muka untuk pertama kalinya.

"Ini adalah pertemuan yang pertama yang dilakukan in person, dihadiri sejumlah menlu. Ini tentunya menunjukkan pentingnya isu Palestina untuk dibahas," jelasnya.

Di samping itu, Retno juga akan melakukan pertemuan dengan Menlu Turki, Palestina, Kuwait, hingga utusan khusus AS untuk Afghanistan ketika berada di Amerika.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kodam XII/Tanjungpura Geser Pasukan Atasi Karhutla ke Selatan Kalbar

Sabtu, 19 September 2026 | 05:09

Ketika Politik Uang Dianggap Wajar

Sabtu, 19 September 2026 | 04:45

Profesor Webster University: Pimpinan Negara Barat Harus Contoh Prabowonomics

Sabtu, 19 September 2026 | 04:16

Ekosistem Pengolahan Ikan Skala Mikro dan Kecil Terus Diperkuat

Sabtu, 19 September 2026 | 03:45

Fapet IPB University Hasilkan Inovasi Songsong Komersialisasi Ayam Lokal

Sabtu, 19 September 2026 | 03:13

Kejati Sumut Didesak Usut Tuntas Kasus Lahan Tol Medan-Binjai

Sabtu, 19 September 2026 | 02:45

Ketika Polemik Ijazah Berubah jadi Komoditas Politik

Sabtu, 19 September 2026 | 02:17

Tim Hukum UIN Jakarta Datangi Kejati Banten Usut Korupsi Eks Rektor

Sabtu, 19 September 2026 | 01:50

Humanika Harus Bantu Presiden Bawa Keluar RI dari Middle Income Trap

Sabtu, 19 September 2026 | 01:26

Konstruksi Waktu Dugaan TPPU dan Pemerasan Kasus Febrie Tidak Sinkron

Sabtu, 19 September 2026 | 01:02

Selengkapnya