Berita

Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi dan Presiden Prancis Emmanuel Macron/Net

Dunia

Prancis Siapkan Draf Resolusi Baru DK PBB Untuk Gencatan Senjata Israel-Hamas

RABU, 19 MEI 2021 | 13:21 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Prancis, bersama dengan Tunisia, Mesir, dan Yordania dilaporkan tengah mempersiapkan draf resolusi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa Bangsa (DK PBB) untuk menyerukan gencatan senjata antara Israel dan Hamas.

Menurut sumber diplomatik yang dikutip Sputnik pada Rabu (19/5), draf resolusi itu dibuat sebagai hasil pembicaraan antara Presiden Prancis Emmanuel Macron dengan Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi dan Raja Yordania Abdullah II.

"Itu ditulis agar bisa diterima semua orang," tambah sumber itu.


Paris mengatakan ketiga negara sepakat pada tiga elemen sederhana, yaitu pertempuran harus dihentikan, waktunya telah tiba untuk gencatan senjata, dan DK PBB harus menangani masalah tersebut.

Menurut The Times of Israel, draf tersebut juga menggarisbawahi pentingnya bantuan kemanusiaan ke Gaza.

Di dalamnya tidak disebutkan terkait serangan Hamas atau pun Israel. Namun draf tersebut dapat diubah dalam beberapa hari ke depan.

"Strateginya adalah untuk meyakinkan semua pihak, jadi teks harus sangat fokus dan dapat diterima oleh semua orang," ujar seorang sumber lainnya.

Belum diketahui kapan draf tersebut akan dibawa ke DK PBB.

Pekan lalu, DK PBB telah menggelar dua sesi pertemuan tertutup dan satu sesi pertemuan terbuka untuk membahas isu Palestina dan Israel. Namun ketiga pertemuan tersebut tidak menghasilkan pernyataan apapun dengan adanya veto dari Amerika Serikat.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kodam XII/Tanjungpura Geser Pasukan Atasi Karhutla ke Selatan Kalbar

Sabtu, 19 September 2026 | 05:09

Ketika Politik Uang Dianggap Wajar

Sabtu, 19 September 2026 | 04:45

Profesor Webster University: Pimpinan Negara Barat Harus Contoh Prabowonomics

Sabtu, 19 September 2026 | 04:16

Ekosistem Pengolahan Ikan Skala Mikro dan Kecil Terus Diperkuat

Sabtu, 19 September 2026 | 03:45

Fapet IPB University Hasilkan Inovasi Songsong Komersialisasi Ayam Lokal

Sabtu, 19 September 2026 | 03:13

Kejati Sumut Didesak Usut Tuntas Kasus Lahan Tol Medan-Binjai

Sabtu, 19 September 2026 | 02:45

Ketika Polemik Ijazah Berubah jadi Komoditas Politik

Sabtu, 19 September 2026 | 02:17

Tim Hukum UIN Jakarta Datangi Kejati Banten Usut Korupsi Eks Rektor

Sabtu, 19 September 2026 | 01:50

Humanika Harus Bantu Presiden Bawa Keluar RI dari Middle Income Trap

Sabtu, 19 September 2026 | 01:26

Konstruksi Waktu Dugaan TPPU dan Pemerasan Kasus Febrie Tidak Sinkron

Sabtu, 19 September 2026 | 01:02

Selengkapnya