Berita

Vaksin Covid-19 Pfizer-BioNTech/Net

Kesehatan

Singapura Mulai Gunakan Vaksin Pfizer-BioNTech Untuk Anak Berusia 12-15 Tahun

RABU, 19 MEI 2021 | 08:18 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Singapura mulai menggunakan vaksin Covid-19 yang dikembangkan oleh Pfizer dan BioNTech untuk anak-anak berusia 12 hingga 15 tahun.

Menteri Kesehatan Ong Ye Kung pada Selasa (18/5) mengumumkan, vaksin Pfizer-BioNTech telah mendapat izin dari Health Sciences Authority (HSA) untuk digunakan pada anak-anak berusia 12 hingga 15 tahun. Sebelumnya, vaksin itu hanya diberikan pada mereka yang berusia di atas 16 tahun.

Izin diberikan berdasarkan penilaian HSA dan komite ahli vaksinasi Covid-19.


"Kedua tim telah menilai bahwa vaksin Covid-19 Pfizer-BioNTech menunjukkan kemanjuran dan keamanan yang tinggi untuk kelompok usia 12 hingga 15 tahun, yang konsisten dengan apa yang kami amati untuk untuk populasi orang dewasa," ujar Ong, seperti dikutip CNA.

Peninjauan yang dilakukan HSA terhadap data klinis menemukan bahwa vaksin menyebabkan respons kekebalan yang kuat dan kemanjuran hingga 100 persen.

Data klinis yang dimaksud merupakan uji klinis fase 3 yang masih berlangsung, melibatkan lebih dari 2.000 peserta berusia 12 hingga 15 tahun.

Efek samping yang dicatat dalam uji coba termasuk rasa sakit di tempat suntikan, kelelahan, sakit kepala, menggigil dan demam. Efek samping sembuh dengan sendirinya dalam beberapa hari.

Vaksinasi untuk kelompok usia 12 hingga 15 tahun sendiri akan dimulai pada Rabu (19/5), di mana Kementerian Kesehatan bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kodam XII/Tanjungpura Geser Pasukan Atasi Karhutla ke Selatan Kalbar

Sabtu, 19 September 2026 | 05:09

Ketika Politik Uang Dianggap Wajar

Sabtu, 19 September 2026 | 04:45

Profesor Webster University: Pimpinan Negara Barat Harus Contoh Prabowonomics

Sabtu, 19 September 2026 | 04:16

Ekosistem Pengolahan Ikan Skala Mikro dan Kecil Terus Diperkuat

Sabtu, 19 September 2026 | 03:45

Fapet IPB University Hasilkan Inovasi Songsong Komersialisasi Ayam Lokal

Sabtu, 19 September 2026 | 03:13

Kejati Sumut Didesak Usut Tuntas Kasus Lahan Tol Medan-Binjai

Sabtu, 19 September 2026 | 02:45

Ketika Polemik Ijazah Berubah jadi Komoditas Politik

Sabtu, 19 September 2026 | 02:17

Tim Hukum UIN Jakarta Datangi Kejati Banten Usut Korupsi Eks Rektor

Sabtu, 19 September 2026 | 01:50

Humanika Harus Bantu Presiden Bawa Keluar RI dari Middle Income Trap

Sabtu, 19 September 2026 | 01:26

Konstruksi Waktu Dugaan TPPU dan Pemerasan Kasus Febrie Tidak Sinkron

Sabtu, 19 September 2026 | 01:02

Selengkapnya