Berita

Protes anti-pemerintah di Kolombia/Net

Dunia

Asosiasi Migran Di Venezuela Kirim Dukungan Bagi Pengunjuk Rasa Kolombia

SENIN, 17 MEI 2021 | 14:43 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Asosisasi migran Kolombia di Venezuela, We are Venezuela Movement, dan Gerakan Bolivaria Kolombia untuk Perdamaian menyampaikan dukungan kepada warga Kolombia yang tengah melakukan aksi protes anti-pemerintah.

Dikutip dari keterangan Kementerian Luar Negeri Venezuela pada Jumat (14/5), asosiasi migran di Venezuela memperingatkan bahwa Kolombia tengah berada pada situasi sosial yang serius.

Aksi protes terhadap pemerintah dipicu serangkaian reformasi yang merugikan sejumlah sektor. Hingga 9 Mei, sedikitnya 47 orang tewas dan lebih dari 500 lainnya hilang.


"Mereka mengecam dalam sebuah pernyataan sifat kriminal dan genosida pemerintahan Duque, yang terkait erat dengan mantan presiden Álvaro Uribe, mempertanyakan hubungannya dengan paramilitarisme dan perdagangan narkoba," kata kementerian.

Menghadapi situasi tersebut, para migran meminta pemberhentian Panglima Angkatan Darat Kolombia Eduardo Zapateiro, intervensi badan HAM Perserikatan Bangsa-Bangsa, dan pemulangan orang-orang yang hilang dalam aksi protes.

Mereka menegaskan bahwa demonstrasi damai adalah hak yang secara khusus dilindungi oleh standar internasional untuk perlindungan hak asasi manusia, karena itu merupakan bentuk ekspresi populer dalam semua bentuk kemungkinan perilaku yang ditawarkan oleh masyarakat yang bebas dan demokratis.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kodam XII/Tanjungpura Geser Pasukan Atasi Karhutla ke Selatan Kalbar

Sabtu, 19 September 2026 | 05:09

Ketika Politik Uang Dianggap Wajar

Sabtu, 19 September 2026 | 04:45

Profesor Webster University: Pimpinan Negara Barat Harus Contoh Prabowonomics

Sabtu, 19 September 2026 | 04:16

Ekosistem Pengolahan Ikan Skala Mikro dan Kecil Terus Diperkuat

Sabtu, 19 September 2026 | 03:45

Fapet IPB University Hasilkan Inovasi Songsong Komersialisasi Ayam Lokal

Sabtu, 19 September 2026 | 03:13

Kejati Sumut Didesak Usut Tuntas Kasus Lahan Tol Medan-Binjai

Sabtu, 19 September 2026 | 02:45

Ketika Polemik Ijazah Berubah jadi Komoditas Politik

Sabtu, 19 September 2026 | 02:17

Tim Hukum UIN Jakarta Datangi Kejati Banten Usut Korupsi Eks Rektor

Sabtu, 19 September 2026 | 01:50

Humanika Harus Bantu Presiden Bawa Keluar RI dari Middle Income Trap

Sabtu, 19 September 2026 | 01:26

Konstruksi Waktu Dugaan TPPU dan Pemerasan Kasus Febrie Tidak Sinkron

Sabtu, 19 September 2026 | 01:02

Selengkapnya