Berita

Gerakan solidaritas bersama Palestina pada Hari Nakba di Amerika Serikat/Net

Dunia

Peringati Hari Nakba, Gerakan Solidaritas Pro-Palestina Digelar Di 65 Kota Amerika

MINGGU, 16 MEI 2021 | 06:22 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Jalan-jalan besar hingga monumen penting di Amerika Serikat (AS) dibanjiri oleh bendera Palestina dan seruan agar Israel mengakhiri serangan pada Jalur Gaza.

Pemandangan tersebut terlihat di setidaknya 65 kota di AS pada Sabtu (15/5). Tanggal 15 Mei sendiri merupakan peringatan Hari Nakba atau Hari Kehancuran, di mana ratusan ribu warga Palestina diusir dari tanahnya sendiri oleh Israel pada 1948.

Gerakan Pemuda Palestina dan koalisi Bergerak Sekarang untuk Menghentikan Pering dan Rasisme (ANSWER) menyerukan demonstrasi tersebut.


"Menanggapi mobilisasi puluhan ribu warga Palestina untuk membela hak untuk tinggal di lingkungan Palestina Sheikh Jarrah di Yerusalem Timur dan beribadah di Masjid Al Aqsa, Israel telah melakukan tindakan pembunuhan di seluruh wilayah pendudukan Palestina," kata ANSWER dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip Sputnik.

"Kedalaman dan luasnya perlawanan Palestina telah mengejutkan pemerintah di Israel, AS, Uni Eropa dan banyak rezim di wilayah tersebut, termasuk Yordania, yang populasinya lebih dari setengah keturunan Palestina dan yang merupakan penjaga resmi dari Masjid Al Aqsa," lanjut pernyataan itu.

Di Washington DC, ribuan orang berkumpul di monumen Washington pada Sabtu sore. Mereka membawa bendera Palestina dan seruan-seruan "Free Palestine".

Menurut seorang jurnalis, diperkirakan terdapat 10 ribu orang yang menghadiri aksi solidaritas tersebut.

Gerakan serupa juga dilaporkan dilakukan di San Francisco dan Los Angeles di California, Philadelphia di Pennsylvania, dan New York City.

Di Minneapolis, Minnesota, protes lain yang cukup besar terjadi.

Demonstrasi juga bukan hanya dilakukan di AS, namun juga London dan kota-kota besar di Inggris, hingga Paris di Prancis. Warga Palestina di Tepi Barat, Yerusalem Timur, dan Palestina juga berkumpul menyerukan hal yang sama: pembebasan Palestina.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kodam XII/Tanjungpura Geser Pasukan Atasi Karhutla ke Selatan Kalbar

Sabtu, 19 September 2026 | 05:09

Ketika Politik Uang Dianggap Wajar

Sabtu, 19 September 2026 | 04:45

Profesor Webster University: Pimpinan Negara Barat Harus Contoh Prabowonomics

Sabtu, 19 September 2026 | 04:16

Ekosistem Pengolahan Ikan Skala Mikro dan Kecil Terus Diperkuat

Sabtu, 19 September 2026 | 03:45

Fapet IPB University Hasilkan Inovasi Songsong Komersialisasi Ayam Lokal

Sabtu, 19 September 2026 | 03:13

Kejati Sumut Didesak Usut Tuntas Kasus Lahan Tol Medan-Binjai

Sabtu, 19 September 2026 | 02:45

Ketika Polemik Ijazah Berubah jadi Komoditas Politik

Sabtu, 19 September 2026 | 02:17

Tim Hukum UIN Jakarta Datangi Kejati Banten Usut Korupsi Eks Rektor

Sabtu, 19 September 2026 | 01:50

Humanika Harus Bantu Presiden Bawa Keluar RI dari Middle Income Trap

Sabtu, 19 September 2026 | 01:26

Konstruksi Waktu Dugaan TPPU dan Pemerasan Kasus Febrie Tidak Sinkron

Sabtu, 19 September 2026 | 01:02

Selengkapnya