Berita

Jaksa tertinggi ICC Fatou Bensouda/Net

Dunia

ICC Janji Lanjutkan Penyelidikan Dugaan Kejahatan Perang Meski Tanpa Kerja Sama Israel

JUMAT, 14 MEI 2021 | 16:27 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) menyoroti kemungkinan adanya kejahatan perang dalam konflik Palestina dan Israel yang tengah terjadi saat ini.

Jaksa tertinggi ICC Fatou Bensouda pada Jumat (14/5) mengatakan, orang-orang yang terlibat dalam konflik yang sedang berlangsung mungkin menjadi sasaran penyelidikan atas dugaan kejahatan perang.

Bensouda mengatakan dia akan melanjutkan penyelidikannya bahkan tanpa kerja sama Israel sekali pun.


Sebelumnya, Israel menuding ICC bias anti-Semit dan menolak keanggotaan di pengadilan sehingga pengadilan tidak bisa melakukan penyelidikan.

“Ini adalah peristiwa yang kami perhatikan dengan sangat serius,” kata Bensouda, seperti dikutip Al Jazeera.

"Kami memantau dengan sangat cermat dan saya mengingatkan bahwa penyelidikan telah dibuka dan evolusi peristiwa ini juga bisa menjadi sesuatu yang kami lihat," tambahnya.

Sementara itu, serangan udara antara Pasukan Pertahanan Israel (IDF) dan Hamas yang masih berlangsung hingga saat ini telah menambah banyak korban jiwa.

Di pihak Pakestina, setidaknya terdapat 119 orang yang tewas, termasuk 31 anak-anak. Sementara 830 orang lainnya terluka.

Sedangkan di pihak Israel, sedikitnya terdapat enam warga Israel dan satu warga India yang meninggal dunia.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kodam XII/Tanjungpura Geser Pasukan Atasi Karhutla ke Selatan Kalbar

Sabtu, 19 September 2026 | 05:09

Ketika Politik Uang Dianggap Wajar

Sabtu, 19 September 2026 | 04:45

Profesor Webster University: Pimpinan Negara Barat Harus Contoh Prabowonomics

Sabtu, 19 September 2026 | 04:16

Ekosistem Pengolahan Ikan Skala Mikro dan Kecil Terus Diperkuat

Sabtu, 19 September 2026 | 03:45

Fapet IPB University Hasilkan Inovasi Songsong Komersialisasi Ayam Lokal

Sabtu, 19 September 2026 | 03:13

Kejati Sumut Didesak Usut Tuntas Kasus Lahan Tol Medan-Binjai

Sabtu, 19 September 2026 | 02:45

Ketika Polemik Ijazah Berubah jadi Komoditas Politik

Sabtu, 19 September 2026 | 02:17

Tim Hukum UIN Jakarta Datangi Kejati Banten Usut Korupsi Eks Rektor

Sabtu, 19 September 2026 | 01:50

Humanika Harus Bantu Presiden Bawa Keluar RI dari Middle Income Trap

Sabtu, 19 September 2026 | 01:26

Konstruksi Waktu Dugaan TPPU dan Pemerasan Kasus Febrie Tidak Sinkron

Sabtu, 19 September 2026 | 01:02

Selengkapnya