Berita

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan/Net

Dunia

Bersama PM Libya, Erdogan Bahas Serangan Israel Ke Palestina

JUMAT, 14 MEI 2021 | 13:25 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dan Perdana Menteri Libya Abdul Hamid Dbeibeh melakukan panggilan telepon untuk membahas ketegangan antara Palestina dan Israel.

Menurut pernyataan Direktorat Komunikasi Turki, keduanya melakukan panggilan telepon pagi Jumat pagi (14/5), seperti dikutip Anadolu Agency.

Keduanya membahas serangan Israel ke Yerusalem, Masjid Al Aqsa, dan Gaza. Di samping itu, Erdogan juga membahas hubungan bilateral di bawah pemerintahan persatuan baru Libya yang dipimpin Dbeibeh yang dilantik Maret lalu.


Kementerian Kesehatan Palestina menyebut, serangan Israel yang sedang berlangsung di Gaza telah menewaskan 103 orang, termasuk 27 anak-anak dan 11 wanita. Sementara 580 orang lainnya terluka.

Di pihak Israel, tujuh orang tewas, enam di antaranyya dalam serangan roket, sedangan seorang tentara tewas ketika sebuah peluru kendali anti-tank menghantam jipnya.

Ketegangan meningkat setelah dipicu oleh penggusuran paksa keluarga Palestina di lingkungan Sheikh Jarrah, Yerusalem Timur oleh Israel.

Warga Palestina melakukan aksi protes solidaritas dengan penduduk Sheikh Jarrah juga menjadi sasaran pasukan Israel di kompleks Majid Al Aqsa.

Serangan udara kemudian berlangsung sejak Senin (10/5) hingga saat ini.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kodam XII/Tanjungpura Geser Pasukan Atasi Karhutla ke Selatan Kalbar

Sabtu, 19 September 2026 | 05:09

Ketika Politik Uang Dianggap Wajar

Sabtu, 19 September 2026 | 04:45

Profesor Webster University: Pimpinan Negara Barat Harus Contoh Prabowonomics

Sabtu, 19 September 2026 | 04:16

Ekosistem Pengolahan Ikan Skala Mikro dan Kecil Terus Diperkuat

Sabtu, 19 September 2026 | 03:45

Fapet IPB University Hasilkan Inovasi Songsong Komersialisasi Ayam Lokal

Sabtu, 19 September 2026 | 03:13

Kejati Sumut Didesak Usut Tuntas Kasus Lahan Tol Medan-Binjai

Sabtu, 19 September 2026 | 02:45

Ketika Polemik Ijazah Berubah jadi Komoditas Politik

Sabtu, 19 September 2026 | 02:17

Tim Hukum UIN Jakarta Datangi Kejati Banten Usut Korupsi Eks Rektor

Sabtu, 19 September 2026 | 01:50

Humanika Harus Bantu Presiden Bawa Keluar RI dari Middle Income Trap

Sabtu, 19 September 2026 | 01:26

Konstruksi Waktu Dugaan TPPU dan Pemerasan Kasus Febrie Tidak Sinkron

Sabtu, 19 September 2026 | 01:02

Selengkapnya