Berita

Pesan berisi ancaman yang diduga kuat berasal dari intelijen Israel/Net

Dunia

Warga Palestina Dapat Pesan Ancaman Dari Intelijen Israel Agar Tak Ikut Protes Di Masjid Al Aqsa

KAMIS, 13 MEI 2021 | 12:17 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Ratusan warga Palestina dilaporkan tela menerima pesan teks berisi ancaman dari intelijen Israel. Pesan itu memperingatkan warga Palestina untuk tidak berpartisipasi dalam aksi protes anti-Israel.

Dari laporan Middle East Eye yang dikutip pada Kamis (13/5), dalam beberapa hari terakhir banyak warga Palestina mengonfirmasi telah menerima pesan teks tersebut.

"Halo! Anda telah diidentifikasi terlibat dalam aksi kekerasan di Masjid Al Aqsa. Kami akan meminta pertanggungjawaban Anda," begitu bunyi pesan tersebut, tertanda "Intelijen Israel".


Semua pesan dilaporkan berasal dari nomor telepon yang sama, yang tidak menjawab ketika ditelepon.

Di media sosial, sejumlah akun meyakini bahwa Israel menggunakan sistem GPS pelacak Covid-19 untuk melacak warga Palestina.

Sejumlah aktivis mengatakan, pesan tersebut bertujuan agar warga Palestina tidak mengunjungi Masjid Al Aqsa.

Lantaran dalam beberapa hari terakhir, warga Palestina melakukan protes di kompleks Masjid Al Aqsa atas kekerasan yang dilakukan oleh otoritas Israel, termasuk penggusuran paksa di lingkungan Sheikh Jarrah.

Situasi semakin tegang setelah memicu baku tembak roket antara Israel dan Gaza.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kodam XII/Tanjungpura Geser Pasukan Atasi Karhutla ke Selatan Kalbar

Sabtu, 19 September 2026 | 05:09

Ketika Politik Uang Dianggap Wajar

Sabtu, 19 September 2026 | 04:45

Profesor Webster University: Pimpinan Negara Barat Harus Contoh Prabowonomics

Sabtu, 19 September 2026 | 04:16

Ekosistem Pengolahan Ikan Skala Mikro dan Kecil Terus Diperkuat

Sabtu, 19 September 2026 | 03:45

Fapet IPB University Hasilkan Inovasi Songsong Komersialisasi Ayam Lokal

Sabtu, 19 September 2026 | 03:13

Kejati Sumut Didesak Usut Tuntas Kasus Lahan Tol Medan-Binjai

Sabtu, 19 September 2026 | 02:45

Ketika Polemik Ijazah Berubah jadi Komoditas Politik

Sabtu, 19 September 2026 | 02:17

Tim Hukum UIN Jakarta Datangi Kejati Banten Usut Korupsi Eks Rektor

Sabtu, 19 September 2026 | 01:50

Humanika Harus Bantu Presiden Bawa Keluar RI dari Middle Income Trap

Sabtu, 19 September 2026 | 01:26

Konstruksi Waktu Dugaan TPPU dan Pemerasan Kasus Febrie Tidak Sinkron

Sabtu, 19 September 2026 | 01:02

Selengkapnya