Berita

Presiden Palestina Mahmoud Abbas/Net

Dunia

Palestina Batalkan Perayaan Idulfitri, Presiden Abbas Perintahkan Pengibaran Bendera Setengah Tiang

KAMIS, 13 MEI 2021 | 07:56 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Presiden Palestina Mahmoud Abbas telah membatalkan perayaan Idulfitri karena ketegangan yang terjadi dengan Israel, khususnya di Jalur Gaza.

Alih-alih, Abbas menggunakan momen Idulfitri untuk berduka atas puluhan warga Palestina yang meninggal dunia karena serangan Israel, seperti dikutip Middle East Monitor, Kamis (13/5).

Mengutip kantor berita resmi Palestina, WAFA, Abbas telah membatasi kegiatan pada Idulfitri dan memerintahkan pengibaran bendera setengah tiang untuk para martir.


Kementerian Kesehatan Gaza mencatat, jumlah korban tewas secara keseluruhan sejak serangan pada Senin (10/5) hingga saat ini mencapai 65 orang, termasuk 16 di antaranya anak-anak dan lima wanita.

Sementara itu, sedikitnya terdapat 365 orang terluka, termasuk 86 anak-anak dan 39 wanita.

Abbas juga diketahui telah menghubungi anggota Komite Sentral Fatah Ahmed Helles, Gubernur Gaza Utara Salah Abu Warda, dan pejabat lainnya di Jalur Gaza untuk menindaklanjuti serangan Israel.

Ia juga menekankan pentingnya ketabahan dan persatuan rakyat Palestina dalam menghadapi serangan.

"Yerusalem Timur adalah ibukota abadi Palestina sesuai dengan legitimasi internasional dan hukum internasional," ujar jurubicara kepresidenan Nabil Abu-Rudeinah.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kodam XII/Tanjungpura Geser Pasukan Atasi Karhutla ke Selatan Kalbar

Sabtu, 19 September 2026 | 05:09

Ketika Politik Uang Dianggap Wajar

Sabtu, 19 September 2026 | 04:45

Profesor Webster University: Pimpinan Negara Barat Harus Contoh Prabowonomics

Sabtu, 19 September 2026 | 04:16

Ekosistem Pengolahan Ikan Skala Mikro dan Kecil Terus Diperkuat

Sabtu, 19 September 2026 | 03:45

Fapet IPB University Hasilkan Inovasi Songsong Komersialisasi Ayam Lokal

Sabtu, 19 September 2026 | 03:13

Kejati Sumut Didesak Usut Tuntas Kasus Lahan Tol Medan-Binjai

Sabtu, 19 September 2026 | 02:45

Ketika Polemik Ijazah Berubah jadi Komoditas Politik

Sabtu, 19 September 2026 | 02:17

Tim Hukum UIN Jakarta Datangi Kejati Banten Usut Korupsi Eks Rektor

Sabtu, 19 September 2026 | 01:50

Humanika Harus Bantu Presiden Bawa Keluar RI dari Middle Income Trap

Sabtu, 19 September 2026 | 01:26

Konstruksi Waktu Dugaan TPPU dan Pemerasan Kasus Febrie Tidak Sinkron

Sabtu, 19 September 2026 | 01:02

Selengkapnya