Berita

Serangan udara Israel yang menargetkan Jalur Gaza/Net

Dunia

Gaza Dibombardir Jelang Idulfitri, 65 Warga Palestina Tewas

KAMIS, 13 MEI 2021 | 06:28 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Menjelang hari raya Idulfitri 1442 H, Palestina menghadapi peristiwa berdarah. Israel terus melancarkan serangan udara secara intensif ke beberapa lokasi di Jalur Gaza hingga Rabu (12/5).

Sumber lokal menyebut jet tempur Israel membombardir situs-situs milik Hamas, selain sebelumnya juga telah menghancurkan gedung keamanan dan polisi, hingga lingkungan warga.

Hamas juga telah membenarkan bahwa komandannya, Bassem Issa, bersama dengan anggota senior lainnya tewas dalam serangan udara Israel, seperti dikutip Al Jazeera.


Pada Rabu, serangan Israel secara membabi buta menargetkan lingkungan Tel al-Hawa yang membuat banyak korban sipil meninggal dunia.

Kementerian Kesehatan Gaza mencatat, jumlah korban tewas secara keseluruhan sejak serangan pada Senin (10/5) hingga saat ini mencapai 65 orang, termasuk 16 di antaranya anak-anak dan lima wanita.

Sementara itu, sedikitnya terdapat 365 orang terluka, termasuk 86 anak-anak dan 39 wanita.

Safwat al-Kahlout dari Al Jazeera melaporkan, pada Kamis dini hari waktu setempat, mengatakan ledakan keras yang terdengar sepanjang siang dan malam membuat anak-anak Palestina trauma.

“Semua anak-anak di Gaza, ketika mereka sedang tidur dan mereka bangun dengan ledakan dahsyat ini tentu saja menimbulkan masalah psikologis,” ujarnya.

Al-Kahlout mengatakan direktur Rumah Sakit Al-Shifa di Kota Gaza, rumah sakit terbesar di wilayah Palestina, menyebut kebanyakan orang yang datang dengan luka dalam beberapa hari terakhir adalah warga sipil, termasuk wanita dan anak-anak.

"Sistem perawatan kesehatan runtuh di Gaza," kata direktur itu.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kodam XII/Tanjungpura Geser Pasukan Atasi Karhutla ke Selatan Kalbar

Sabtu, 19 September 2026 | 05:09

Ketika Politik Uang Dianggap Wajar

Sabtu, 19 September 2026 | 04:45

Profesor Webster University: Pimpinan Negara Barat Harus Contoh Prabowonomics

Sabtu, 19 September 2026 | 04:16

Ekosistem Pengolahan Ikan Skala Mikro dan Kecil Terus Diperkuat

Sabtu, 19 September 2026 | 03:45

Fapet IPB University Hasilkan Inovasi Songsong Komersialisasi Ayam Lokal

Sabtu, 19 September 2026 | 03:13

Kejati Sumut Didesak Usut Tuntas Kasus Lahan Tol Medan-Binjai

Sabtu, 19 September 2026 | 02:45

Ketika Polemik Ijazah Berubah jadi Komoditas Politik

Sabtu, 19 September 2026 | 02:17

Tim Hukum UIN Jakarta Datangi Kejati Banten Usut Korupsi Eks Rektor

Sabtu, 19 September 2026 | 01:50

Humanika Harus Bantu Presiden Bawa Keluar RI dari Middle Income Trap

Sabtu, 19 September 2026 | 01:26

Konstruksi Waktu Dugaan TPPU dan Pemerasan Kasus Febrie Tidak Sinkron

Sabtu, 19 September 2026 | 01:02

Selengkapnya