Berita

Mantan Presiden AS Donald Trump/Net

Dunia

Donald Trump: Ketegangan Palestina-Israel Terjadi Karena Joe Biden Yang Lemah

RABU, 12 MEI 2021 | 10:15 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Mantan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dikenal sangat mendukung Israel, bahkan dengan kebijakan-kebijakannya selama berada di Gedung Putih.

Dalam sebuah pernyataan yang dirilis pada Selasa (11/5), Trump ikut mengomentari eskalasi ketegangan antara Palestina dan Israel baru-baru ini. Ia menyebut situasi itu terjadi karena penerusnya, Presiden Joe Biden lemah.

"Di bawah Biden, dunia menjadi lebih keras dan lebih tidak stabil karena kelemahan Biden dan kurangnya dukungan untuk Israel menyebabkan serangan baru terhadap sekutu kami," kata Trump, seperti dikutip The Globe Post.


“Amerika harus selalu berdiri bersama Israel dan menjelaskan bahwa Palestina harus mengakhiri kekerasan, teror, dan serangan roket, dan menjelaskan bahwa AS akan selalu mendukung dengan kuat hak Israel untuk mempertahankan diri," tambahnya.

Memuji pemerintahannya sebagai "Presidensi Perdamaian", Trump mengatakan Palestina tahu akan ada pembalasan cepat jika Israel diserang ketika ia menjadi presiden AS.

Sebelumnya, pemerintahan Biden menyerukan agar Israel dan Palestina untuk menghentikan kekerasan, mendesak keduanya menghindari korban warga sipil. Namun Washington juga menegaskan bahwa Israel memiliki hak untuk membela diri.

Hingga saat ini, kekerasan dan serangan udara antara kedua belah pihak telah menewaskan sedikitnya 28 warga Palestina di Jalur Gaza dan tiga orang Israel.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kodam XII/Tanjungpura Geser Pasukan Atasi Karhutla ke Selatan Kalbar

Sabtu, 19 September 2026 | 05:09

Ketika Politik Uang Dianggap Wajar

Sabtu, 19 September 2026 | 04:45

Profesor Webster University: Pimpinan Negara Barat Harus Contoh Prabowonomics

Sabtu, 19 September 2026 | 04:16

Ekosistem Pengolahan Ikan Skala Mikro dan Kecil Terus Diperkuat

Sabtu, 19 September 2026 | 03:45

Fapet IPB University Hasilkan Inovasi Songsong Komersialisasi Ayam Lokal

Sabtu, 19 September 2026 | 03:13

Kejati Sumut Didesak Usut Tuntas Kasus Lahan Tol Medan-Binjai

Sabtu, 19 September 2026 | 02:45

Ketika Polemik Ijazah Berubah jadi Komoditas Politik

Sabtu, 19 September 2026 | 02:17

Tim Hukum UIN Jakarta Datangi Kejati Banten Usut Korupsi Eks Rektor

Sabtu, 19 September 2026 | 01:50

Humanika Harus Bantu Presiden Bawa Keluar RI dari Middle Income Trap

Sabtu, 19 September 2026 | 01:26

Konstruksi Waktu Dugaan TPPU dan Pemerasan Kasus Febrie Tidak Sinkron

Sabtu, 19 September 2026 | 01:02

Selengkapnya