Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

PBB Akan Kirim Tim Pemantau Terbesar Di Dunia Untuk Awasi Pemilu Irak

RABU, 12 MEI 2021 | 06:45 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

RMOL. Iran tengah bersiap untuk menggelar pemilihan umum (pemilu) legislatif pada tahun ini. Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) juga sedang mempersiapkan diri untuk mengirim tim pemantaunya.

Duta Besar Amerika Serikat (AS) untuk PBB Linda Thomas-Greenfield pada Selasa (11/5) mengungkap, PBB menyiapkan tim pemantau terbesar di dunia untuk pemilu Irak, seperti dikutip Arab News.

Dengan begitu, pemilu Irak akan terhindar dari kecurangan, sehingga dapat meningkatkan jumlah pemilih dan mengembalikan demokrasi untuk negara Timur Tengah itu.


Setelah pemerintahan Abdel Abdul Mahdi runtuh karena aksi protes pada tahun lalu, Perdana Menteri Mustafa Al-Khadimi menyiapkan pemilu.

Pemilu awalnya dijadwalkan pada Juni tahun ini, namun harus diundur karena komisi pemilu membutuhkan waktu untuk menggelar pemilihan yang bebas dan adil. Sehingga pemilu akan digelar pada 10 Oktober 2021.

Nantinya, warga Irak akan pergi ke tempat pemungutan suara untuk pertama kali dalam lebih dari tiga tahun setelah pemungutan suara terakhir.

Mereka akan memilih 328 anggota Dewan Perwakilan, yang pada gilirannya akan memilih perdana menteri dan presiden.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kodam XII/Tanjungpura Geser Pasukan Atasi Karhutla ke Selatan Kalbar

Sabtu, 19 September 2026 | 05:09

Ketika Politik Uang Dianggap Wajar

Sabtu, 19 September 2026 | 04:45

Profesor Webster University: Pimpinan Negara Barat Harus Contoh Prabowonomics

Sabtu, 19 September 2026 | 04:16

Ekosistem Pengolahan Ikan Skala Mikro dan Kecil Terus Diperkuat

Sabtu, 19 September 2026 | 03:45

Fapet IPB University Hasilkan Inovasi Songsong Komersialisasi Ayam Lokal

Sabtu, 19 September 2026 | 03:13

Kejati Sumut Didesak Usut Tuntas Kasus Lahan Tol Medan-Binjai

Sabtu, 19 September 2026 | 02:45

Ketika Polemik Ijazah Berubah jadi Komoditas Politik

Sabtu, 19 September 2026 | 02:17

Tim Hukum UIN Jakarta Datangi Kejati Banten Usut Korupsi Eks Rektor

Sabtu, 19 September 2026 | 01:50

Humanika Harus Bantu Presiden Bawa Keluar RI dari Middle Income Trap

Sabtu, 19 September 2026 | 01:26

Konstruksi Waktu Dugaan TPPU dan Pemerasan Kasus Febrie Tidak Sinkron

Sabtu, 19 September 2026 | 01:02

Selengkapnya