Berita

Jepang menghadapi gelombang keempat infeksi Covid-19/Net

Dunia

Gelombang Keempat Covid-19 Jepang, Angka Kematian Di Rumah Meningkat

SELASA, 11 MEI 2021 | 12:49 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Jepang tengah memberlakukan pembatasan sosial yang ketat di tengah hantaman gelombang keempat infeksi Covid-19. Akibatnya, sejumlah kematian akibat Covid-19 terjadi di rumah.

Di Prefektur Osaka, 18 orang meninggal karena Covid-19 di luar rumah sakit. Sebagian besar berusia di atas 60 tahun, satu kasus kematian pada usia 30-an, seperti dikutip CNA, Selasa (11/5).

Sebelumnya, pada Jumat (7/5), pemerintah Jepang memperpanjang keadaan darurat bagi sebagian besar wilayah untuk menahan lonjakan kasus menjelang Olimpiade Tokyo.


Sejumlah wilayah yang berada di bawah keadaan darurat meliputi Prefektur Tokyo, Osaka, Kyoto, dan Hyoto. Keadaan darurat sendiri akan berlangsung hingga 31 Mei.

Beberapa gubernur prefektur menyerukan agar tindakan darurat yang lebih kuat diberlakukan secara nasional.

Osaka sendiri menjadi wilayah yang sangat terpukul. Osaka juga telah mengidentifikasi varian virus corona yang pertama kali diidentifikasi di Inggris yang lebih menular dan menyebabkan kondisi yang lebih serius.

 Lebih dari 96 persen tempat tidur rumah sakit perawatan kritis Prefektur Osaka sekarang ditempati.

Di salah satu panti jompo di Osaka, 61 warga terinfeksi dan 14 meninggal saat menunggu untuk dirawat di rumah sakit.

Prefektur Osaka memiliki 668 kasus baru pada Senin, sementara Tokyo memiliki 573 kasus.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kodam XII/Tanjungpura Geser Pasukan Atasi Karhutla ke Selatan Kalbar

Sabtu, 19 September 2026 | 05:09

Ketika Politik Uang Dianggap Wajar

Sabtu, 19 September 2026 | 04:45

Profesor Webster University: Pimpinan Negara Barat Harus Contoh Prabowonomics

Sabtu, 19 September 2026 | 04:16

Ekosistem Pengolahan Ikan Skala Mikro dan Kecil Terus Diperkuat

Sabtu, 19 September 2026 | 03:45

Fapet IPB University Hasilkan Inovasi Songsong Komersialisasi Ayam Lokal

Sabtu, 19 September 2026 | 03:13

Kejati Sumut Didesak Usut Tuntas Kasus Lahan Tol Medan-Binjai

Sabtu, 19 September 2026 | 02:45

Ketika Polemik Ijazah Berubah jadi Komoditas Politik

Sabtu, 19 September 2026 | 02:17

Tim Hukum UIN Jakarta Datangi Kejati Banten Usut Korupsi Eks Rektor

Sabtu, 19 September 2026 | 01:50

Humanika Harus Bantu Presiden Bawa Keluar RI dari Middle Income Trap

Sabtu, 19 September 2026 | 01:26

Konstruksi Waktu Dugaan TPPU dan Pemerasan Kasus Febrie Tidak Sinkron

Sabtu, 19 September 2026 | 01:02

Selengkapnya