Berita

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres/Net

Dunia

Sekjen PBB: Langgar Hukum Internasional, Israel Harus Hentikan Penggusuran Warga Palestina

SENIN, 10 MEI 2021 | 10:17 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) menyampaikan keprihatinan atas peningkatan kekerasan yang terjadi di Yerusalem Timur yang dipicu oleh penggusuran warga Palestina oleh Israel.

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres jugua mendesak Israel untuk menahan diri, menghentikan setiap kekerasan.

"Beliau mendesak Israel untuk menghentikan pembongkaran dan pengggusuran, sejalan dengan kewajibannya di bawah hukum kemanusiaan internasional dan hak asasi manusia internasional," kata jurubicara Guterres, Stephani Dujarric pada Minggu (9/5), seperti dikutip Sputnik.


Menurut Dujarric, Guterres juga mendesak agar status quo di kompleks Masjid Al Aqsa unutk ditegakkan.

"Otoritas Israel harus menahan diri secara maksimal dan menghormati hak kebebasan berkumpul secara damai," ujarnya.

Ketegangan meningkat di Yerusalem Timur ketika sejumlah keluarga Palestina di Sheikh Jarrah dan Silwan berusaha untuk digusur oleh otoritas Israel.

Warga yang marah kemudian melakukan aksi protes yang berakhir bentrokan, di mana aparat keamanan Israel menggunakan kekerasan dan kekuatan untuk menghadapi warga.

Pada Sabtu (8/5), Bulan Sabit Merah melaporkan 80 orang terluka dalam aksi bentrokan di Yerusalem Timur. Sedangkan 14 warga Palestina terlulka akibat kerusuhan di lingkungan Bab al-Amud dan Sheikh Jarrah pada Minggu malam.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kodam XII/Tanjungpura Geser Pasukan Atasi Karhutla ke Selatan Kalbar

Sabtu, 19 September 2026 | 05:09

Ketika Politik Uang Dianggap Wajar

Sabtu, 19 September 2026 | 04:45

Profesor Webster University: Pimpinan Negara Barat Harus Contoh Prabowonomics

Sabtu, 19 September 2026 | 04:16

Ekosistem Pengolahan Ikan Skala Mikro dan Kecil Terus Diperkuat

Sabtu, 19 September 2026 | 03:45

Fapet IPB University Hasilkan Inovasi Songsong Komersialisasi Ayam Lokal

Sabtu, 19 September 2026 | 03:13

Kejati Sumut Didesak Usut Tuntas Kasus Lahan Tol Medan-Binjai

Sabtu, 19 September 2026 | 02:45

Ketika Polemik Ijazah Berubah jadi Komoditas Politik

Sabtu, 19 September 2026 | 02:17

Tim Hukum UIN Jakarta Datangi Kejati Banten Usut Korupsi Eks Rektor

Sabtu, 19 September 2026 | 01:50

Humanika Harus Bantu Presiden Bawa Keluar RI dari Middle Income Trap

Sabtu, 19 September 2026 | 01:26

Konstruksi Waktu Dugaan TPPU dan Pemerasan Kasus Febrie Tidak Sinkron

Sabtu, 19 September 2026 | 01:02

Selengkapnya