Berita

Ahli penyakit menular terkemuka Amerika Serikat (AS), Dr Anthony Fauci/Net

Dunia

Anthony Fauci Yakin Angka Kematian Akibat Covid-19 Di AS Sudah Capai 900 Ribu

SENIN, 10 MEI 2021 | 09:26 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Ahli penyakit menular terkemuka Amerika Serikat (AS), Dr Anthony Fauci meyakini jika kematian akibat Covid-19 di negeri Paman Sam jauh lebih tinggi dari laporan resmi.

Data dari Universitas Johns Hopkins menunjukkan AS sudah mencatat lebih dari 581.700 kematian akibat Covid-19 hingga 9 Mei 2021.

Sedangkan berdasarkan hasil analisis pada 6 Meiyang dilakukan oleh University of Washington Institute for Health Metrics and Evaluation (IHME) yang disebut Fauci, AS sudah memiliki sekitar 900 ribu kematian.


"Terkadang modelnya tepat, terkadang sedikit salah," ujar Fauci yang merupakan Direktur Institut Nasional untuk Alergi dan Penyakit Menular pada Minggu (9/5).

Kendati begitu, Fauci tidak menampik bahwa pemerintah AS berhasil mengurangi angka kematian.

Sejak wabah globalnya pada Maret 2020, virus corona telah memengaruhi AS lebih dari negara lain, dengan lebih dari 32,7 juta orang Amerika terinfeksi.

Bulan lalu, Fauci memperingatkan bahwa AS berada di ambang lonjakan Covid-19 lagi dan mengatakan bahwa akan salah bagi orang Amerika untuk mengurangi penyamaran dan jarak sosial hanya karena negara tersebut telah melampaui target vaksinasi.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kodam XII/Tanjungpura Geser Pasukan Atasi Karhutla ke Selatan Kalbar

Sabtu, 19 September 2026 | 05:09

Ketika Politik Uang Dianggap Wajar

Sabtu, 19 September 2026 | 04:45

Profesor Webster University: Pimpinan Negara Barat Harus Contoh Prabowonomics

Sabtu, 19 September 2026 | 04:16

Ekosistem Pengolahan Ikan Skala Mikro dan Kecil Terus Diperkuat

Sabtu, 19 September 2026 | 03:45

Fapet IPB University Hasilkan Inovasi Songsong Komersialisasi Ayam Lokal

Sabtu, 19 September 2026 | 03:13

Kejati Sumut Didesak Usut Tuntas Kasus Lahan Tol Medan-Binjai

Sabtu, 19 September 2026 | 02:45

Ketika Polemik Ijazah Berubah jadi Komoditas Politik

Sabtu, 19 September 2026 | 02:17

Tim Hukum UIN Jakarta Datangi Kejati Banten Usut Korupsi Eks Rektor

Sabtu, 19 September 2026 | 01:50

Humanika Harus Bantu Presiden Bawa Keluar RI dari Middle Income Trap

Sabtu, 19 September 2026 | 01:26

Konstruksi Waktu Dugaan TPPU dan Pemerasan Kasus Febrie Tidak Sinkron

Sabtu, 19 September 2026 | 01:02

Selengkapnya