Berita

Direktur Eksekutif IPO, Dedi Kurnia Syah/Net

Politik

Soal Temuan 21 Juta Data Ganda Penerima Bansos, Risma Disarankan Mundur Dari Mensos

SELASA, 04 MEI 2021 | 04:24 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Menteri Sosial Tri Rismaharini disarankan mundur dari jabatannya usai laporan data ganda penerima bansos sebanyak 21 juta penerima.

Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah mengatakan, jika ada data tumpang tindih saat Risma menjabat Menteri, ia harus meundur dari jabatannya.

Kata Dedi, temuan 21 data ganda itu merupakan keteledoran politisi PDIP untuk meneruskan program secara tepat sasaran.


Analisa Dedi, sikap mundurnya Risma perlu dilakukan agar manta Walikota Surabaya itu tidak dianggap pencitraan.

"Agar upayanya bukan sebagai aksi mencari pembelaan atas kekisruhan data selama ini, dan tentu agar Risma tidak dianggap hanya pencitraan," demikian kata Dedi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (4/5).

Dedi juga meminta, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) seharusnya menindaklanjuti temuan Mensos Tri Rismaharini soal data ganda penerima bantuan sosial (Bansos) s

"Tentu, KPK perlu menindaklanjuti mengingat ini laporan menteri, jangan sampai menteri Risma hanya sebatas lapor lalu minim tindakan," demikian kata Dedi.

Risma mendatangi KPK untuk melaporkan temuan data ganda penerima Bansos yang tembus di angka 21 juta.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Intervensi Jepang Runtuhkan Dominasi Dolar AS

Jumat, 01 Mei 2026 | 08:15

Saham Big Tech Bergerak Beragam, Alphabet dan Amazon Moncer

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:58

Mojtaba Khamenei: Tak Ada Tempat bagi AS di Teluk Persia

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:36

Harga Emas Melonjak setelah Jepang Intervensi Pasar Mata Uang

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:26

STOXX 600 Capai Level 611,28 Saat Sektor Industri Melesat di Atas 1 Persen

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:06

Diplomasi Raja Charles III terhadap ‘King’ Trump

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:57

Celios: Kita Menolak MBG Dijadikan Alat Politik

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:28

Keluarga, Buruh dan Prabowonomics

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:02

Pembatalan Unjuk Rasa May Day di DPR Dianggap Warganet ‘Sudah Cair’

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:39

Prabowo-Gibran Diselamatkan Beras

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:15

Selengkapnya