Berita

Ilustrasi/Net

Nusantara

Desak Polres Padangsidimpuan Usut Dugaan Suap LKPJ Walikota, IMM Sumut: Alasan Hukumnya Sudah Cukup

SENIN, 26 APRIL 2021 | 11:38 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Sumatera Utara meminta Polres Padangsidimpuan lebih serius mengusut dugaan suap dalam LKPJ Walikota Padangsidimpuan.

"Adanya pengakuan langsung dari empat anggota DPRD yang juga sebagai pelapor ke Polres Padangsidimpuan, sepertinya cukup jadi alasan hukum untuk segera dikeluarkannya surat perintah penyelidikan," jelas Ketua Bidang Hikmah dan Kebijakan Publik DPD IMM Sumut, Zikri Azizan Lubis, Minggu (25/4)

Dalam pernyataan yang berkembang, sambung Zikri, MT salah seorang Ketua fraksi DPRD Padangsidimpuan beberapa kali menerima uang Rp 1 juta sampai Rp 3 juta dari Pimpinan DPRD berinisial SS dan EN setelah menyelesaikan agenda DPRD, seperti Rapat Badan Anggaran, dan Rapat Panita Khusus (Pansus).


"Kita percaya di bawah pimpinan AKBP Juliani Prihartini, kasus dugaan suap ini akan menemukan jalan terang bagi masyarakat Padangsidimpuan," tegas Zikri, dikutip Kantor Berita RMOLSumut.

Empat orang anggota DPRD Padangsidimpuan yang melapor adalah Marataman Siregar (Ketua Fraksi Hanura), Ali Hotma Tua Hasibuan (Fraksi PDIP), Noni Paisah dan Khoiruddin Siagian (Fraksi Gerindra).

Mereka mendatangi Polres Padangsidimpuan pada Rabu (21/4) dan mendapat bukti laporan bernomor STPL/B/114/IV/2021/SPKT Polres PSP Polda Sumut.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya