Berita

Pimpinan Komisi A dan B DPRD DKI menyambangi warga di tenda Masjid At Tabayyun, Minggu malam (25/4)/Ist

Nusantara

Kunjungi Tenda Masjid At Tabayyun, Pimpinan Komisi A Dan B DPRD DKI Beri Jaminan Warga Dalam Beribadah

SENIN, 26 APRIL 2021 | 11:20 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Polemik yang dialami warga Muslum di perumahan Taman Villa Meruya, Jakarta Barat, terkait pendirian tenda Masjid At Tabayyun mendapat perhatian khusus dari anggota DPRD DKI Jakarta.

Minggu malam (25/4), Ketua Komisi B DPRD DKI, Abdul Azis, mengunjungi tenda Masjid At Tabayyun untuk memastikan tenda yang digunakan warga perumahan Taman Villa Meruya (TVM) dalam beribadah tetap berdiri.

Kehadiran Abdul Azis didampingi Sekretaris Komisi A DPRD DKI dan Ketua DPD PKS Jakarta Barat, Nasrullah ME.


Dalam 2 minggu terakhir, tenda Mesjid At Tabayyun memang mendapat perhatian luas masyarakat karena diancam mau dirobohkan oleh segelintir warga TVM yang tidak senang. Padahal, para penggugat sudah pernah membuat kesepakatan, yang belakangan mereka khianati.

"Kunjungan ini sebagai silaturahmi dengan warga Muslim di TVM dan hendak memastikan warga tetap tenang dan nyaman melaksanakan ibadah. Kami mau yakinkan jaminan perlindungan negara bagi warga pemeluk agama beribadah di Indonesia, ibadah agama apapun," kata Abdul Azis, (25/4).  

"Jangan takut. Apalagi, sudah mengikuti seluruh prosedur serta aturan hukum dan mengantongi izin Gubernur DKI. Sudah membayar pula sewa tanah, sudah memberi pemasukan pada kas negara," tambah Nasrullah.

Gugatan Ngawur

Kunjungan para politisi PKS itu beserta rombongan disambut oleh Ketua Panitia Pembangunan Masjid At Tabayyun, H Marah Sakti Siregar bersama jajaran pengurus.

Ikut menyambut Camat Kembangan, Joko Mulyono, dan Lurah Meruya Selatan dan Utara, Zainuddin. Dalam kesempatan itu Marah Sakti Siregar menguraikan rencana pembangunan Masjid At Tabayyun di TVM.

"Kami sudah tiga tahun mengurus perizinan. Kami memastikan, jalan kami sudah benar," papar Marah Sakti.

Pihaknya yakin betul gugatan segelintir warga kepada Gubernur DKI karena memberi izin membangun masjid di TVM, hanya dilandasi perasaan iri dan dengki.

"Apalagi bikin surat somasi minta bongkar tenda ini. Legal  standing tak jelas, tak punya kaitan dengan tanah Pemprov. Mereka keberatan sebagai warga, tapi lupa kami juga warga. Kapan pula mereka dapat kuasa dari Pemprov sebagai pemilik tanah. Seenaknya mengutip UU untuk menyalahkan kami, padahal jelas bukan mereka yang punya wewenang itu," urai wartawan senior yang juga Tenaga Ahli di Dewan Pers.  

"Makanya, kepada seluruh warga, kami selalu minta mereka tenang. Jangan bertindak sendiri-sendiri. InsyaAllah kami di jalan benar," tambahnya.

Silaturahmi antara politisi PKS dan warga Muslim TVM semalam berlangsung khidmat, sesekali diselingi canda dan takbir.

Tamu sengaja memilih waktu kunjungan malam hari supaya bisa ikut merasakan langsung suasana shalat Isya dan Tarawih bersama warga di dalam tenda, yang dijuluki sebagai Tenda Arafah.

Di akhir kunjungan, Pimpinan Komisi A dan B DPRD DKI yang membidangi ekonomi dan pemerintahan menyerahkan sumbangan kepada panitia Masjid At Tabayyun.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya