Berita

Juru Bicara Kremlin Dmitry Peskov /Net

Dunia

Kremlin: Rusia Dan Belarusia, Dua Negara Rentan Yang Harus Terbiasa Di Bawah Ancaman Eksternal

KAMIS, 22 APRIL 2021 | 15:01 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Belarusia mengalami hal yang sama dengan Rusia. Dua negara bekas pecahan Uni Soviet itu kerap mengalami ancaman eksternal permanen yang membuat keduanya harus terbiasa menjadi objek serangan.

Juru Bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan dalam wawancaranya di saluran televisi Belarus 1, pada Rabu (21/4).

"Bersama-sama dan secara terpisah, kami -Belarusia dan Rusia- sering menjadi target dan objek serangan negara lain. Kami hanya perlu membiasakan diri untuk hidup dalam kondisi ancaman eksternal yang bermusuhan dan tidak bersahabat," kata Peskov, menekankan bahwa dua negara ini sangat rentan terhadap segala serangan luar.


Kerentanan itu yang juga dimanfaatkan negara lain untuk meningkatkan ancamannya, menurut Peskov.

Juru bicara Kremlin menunjukkan bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin telah memusatkan perhatiannya pada situasi di Belarus dalam Pidato Kenegaraan tahunannya kepada parlemen Rusia pada hari Rabu, seperti dikutip dari Tass, Kamis (22/4).
Peskov menjelaskan bahwa presiden memutuskan untuk mendemonstrasikan bagaimana negara lain dapat menunjukkan kebijakan permusuhan mereka.
"Baik Belarusia dan negara kami, bersama dengan banyak negara lain di dunia, menghadapi kebijakan yang bermusuhan ini. Tetapi hanya sedikit negara yang mampu menangkis manifestasi seperti itu," tambah juru bicara Kremlin itu.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Intervensi Jepang Runtuhkan Dominasi Dolar AS

Jumat, 01 Mei 2026 | 08:15

Saham Big Tech Bergerak Beragam, Alphabet dan Amazon Moncer

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:58

Mojtaba Khamenei: Tak Ada Tempat bagi AS di Teluk Persia

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:36

Harga Emas Melonjak setelah Jepang Intervensi Pasar Mata Uang

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:26

STOXX 600 Capai Level 611,28 Saat Sektor Industri Melesat di Atas 1 Persen

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:06

Diplomasi Raja Charles III terhadap ‘King’ Trump

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:57

Celios: Kita Menolak MBG Dijadikan Alat Politik

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:28

Keluarga, Buruh dan Prabowonomics

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:02

Pembatalan Unjuk Rasa May Day di DPR Dianggap Warganet ‘Sudah Cair’

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:39

Prabowo-Gibran Diselamatkan Beras

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:15

Selengkapnya