Berita

Rusia berbalik menuduh Ukraina dan NATO melanjutkan persiapan militer di tengah meningkatnya kekhawatiran atas kemungkinan permusuhan di wilayah Donbas yang dilanda konflik/Net

Dunia

Rusia Geram, Ukraina Dan NATO Lanjutkan Persiapan Militer

RABU, 21 APRIL 2021 | 20:35 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Tensi hubungan antara Rusia dan Ukraina semakin memanas pada hari ini (Rabu, 21/4). Rusia berbalik menuduh Ukraina dan NATO melanjutkan persiapan militer di tengah meningkatnya kekhawatiran atas kemungkinan permusuhan di wilayah Donbas yang dilanda konflik.

Bersamaan dengan tuduhan tersebut, mengutip kabar yang dimuat Al Jazeera, Kementerian Luar Negeri Rusia juga meminta Ukraina dan NATO untuk menahan diri dari tindakan yang dapat menyebabkan eskalasi.

Diketahui bahwa Rusia dan Ukraina saling tuding atas meningkatnya bentrokan di Donbas, tempat pasukan Ukraina memerangi pasukan separatis yang didukung Rusia sejak pemberontak merebut sebagian wilayah di sana pada April 2014.


Bentrokan terbaru di wilayah tersebut terjadi ketika sekutu Barat Ukraina serta NATO sama-sama menuduh Rusia merekayasa pembentukan puluhan ribu pasukan "provokatif" di perbatasan timur Ukraina dan di Krimea, yang dianeksasi Rusia dari Ukraina pada Maret 2014.

Di sisi lain, Rusia juga menuduh menuduh NATO dan para sekutunya sedang melakukan aktivitas provokatif di kawasan Laut Hitam.

Sebenarnya, Amerika Serikat dan NATO memang secara teratur mengirimkan kapal angkatan laut mereka ke Laut Hitam. Hal tersebut membuat Rusia merasa geram.

Namun awal bulan ini Amerika Serikat membatalkan rencana penempatan dua kapal perusak di wilayah itu awal bulan ini karena keretakan antara Kyiv dan Kremlin semakin lebar.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

UPDATE

Muktamar NU Turut Gerakan Ekonomi Masyarakat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:22

Puan Anggap Santai Ocehan Budi Arie soal Percepatan Pemilu

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:11

Ada Angka Favorit Prabowo di Balik Muktamar NU

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:09

Bisnis Makin Kompleks, Profesi PPGA Disiapkan untuk Kelola Risiko Kebijakan dan Politik

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

Prabowo Tiba di Lokasi Muktamar ke-35 NU, Disambut Rais 'Aam hingga Gus Yahya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

LKPP 2025 Kembali Raih WTP ke-10 Sejak 2016, Ini Catatan Purbaya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:54

Menkop Ingin Koperasi dan Pariwisata Kerek Ekonomi Daerah

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

IPW Minta Dugaan Penipuan Rp58,5 Miliar Libatkan Perwira Polri Diuji Profesional

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

KPK Panggil Mantan Pj Bupati Muara Enim Hingga Petinggi Swasta di Kasus Suap Edison

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:46

Jangan Sampai UU Perampasan Aset Buka Celah Penyalahgunaan Wewenang

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:43

Selengkapnya