Berita

Suriah akan menggelar pemilihan umum presiden (pilpres) bulan Mei mendatang. Presiden Suriah Bashar al-Assad pun mengajukan diri sebagai calon petahana untuk masa jabatan ketiga dalam pilpres tersebut/Net

Dunia

Bashar al-Assad Maju Pilpres Suriah Bulan Depan, Jalan Menunju Tiga Periode Terbuka Lebar

RABU, 21 APRIL 2021 | 20:16 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Suriah akan menggelar pemilihan umum presiden (pilpres) bulan Mei mendatang. Presiden Suriah Bashar al-Assad pun mengajukan diri sebagai calon petahana untuk masa jabatan ketiga dalam pilpres tersebut.

Hal tersebut diumumkan oleh jurubicara parlemen Suriah di media pemerintah pekan ini (Rabu, 21/4), seperti dikabarkan The Guardian.

Sebelumnya pada akhir pekan lalu, ketua parlemen Suriah mengumumkan penyelenggaran pilpres pada tanggal 26 Mei mendatang. Dengan demikian, ini adalah pemilu kedua yang dilakukan di bawah bayang-bayang perang di Suriah.


Sementara itu, Assad sendiri diketahui pertama kali mengambil alih kekuasaan di kursi nomor satu Suriah setelah kematian ayahnya Hafez pada tahun 2000.

Dia juga memenangkan pemilihan sebelumnya pada tahun 2014.

Sebenarnya, di bawah konstitusi Suriah 2012, seorang presiden hanya boleh menjalani dua masa jabatan tujuh tahun, dengan pengecualian presiden yang dipilih dalam pemilu tahun 2014.

Selain itu, syarat untuk maju dalam pilpres, salah satunya adalah kandidat harus tinggal terus menerus di Suriah selama setidaknya 10 tahun. Dengan demikian, tokoh oposisi yang berada di pengasingan tidak memiliki peluang untuk maju dalam pilpres.

Hal inilah yang membuat pihak oposisi menilai bahwa pilpres tersebut hanya sebatas lelucon yang dirancang untuk memperkuat pemerintahan otoriter Assad.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

UPDATE

Muktamar NU Turut Gerakan Ekonomi Masyarakat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:22

Puan Anggap Santai Ocehan Budi Arie soal Percepatan Pemilu

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:11

Ada Angka Favorit Prabowo di Balik Muktamar NU

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:09

Bisnis Makin Kompleks, Profesi PPGA Disiapkan untuk Kelola Risiko Kebijakan dan Politik

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

Prabowo Tiba di Lokasi Muktamar ke-35 NU, Disambut Rais 'Aam hingga Gus Yahya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

LKPP 2025 Kembali Raih WTP ke-10 Sejak 2016, Ini Catatan Purbaya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:54

Menkop Ingin Koperasi dan Pariwisata Kerek Ekonomi Daerah

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

IPW Minta Dugaan Penipuan Rp58,5 Miliar Libatkan Perwira Polri Diuji Profesional

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

KPK Panggil Mantan Pj Bupati Muara Enim Hingga Petinggi Swasta di Kasus Suap Edison

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:46

Jangan Sampai UU Perampasan Aset Buka Celah Penyalahgunaan Wewenang

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:43

Selengkapnya