Berita

Walikota Tangerang, Arief R Wismansyah/RMOLBanten

Nusantara

Kasus Covid-19 Menurun, Walikota Tangerang Tetap Ajak Masyarakat Tak Mudik Dulu Tahun Ini

SELASA, 20 APRIL 2021 | 18:29 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Walikota Tangerang, Arief R Wismansyah, meminta kepada masyarakat dan aparatur sipil negara di Kota Tangerang untuk tidak mudik pada hari raya Idul Fitri 2021.

Hal tersebut sesuai dengan Surat Edaran Kepala Satgas Penanganan Covid-19 Nomor 13 Tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik pada Bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah selama 6-17 Mei 2021.

"Saya mengimbau masyarakat dan pegawai Pemerintah Kota Tangerang untuk tidak melakukan mudik, karena berdasarkan pengalaman yang lalu adanya mudik dan libur panjang pasti terjadi kenaikan kasus Covid-19," jelas Arief, Selasa (20/4).


Arief menegaskan, larangan mudik ini dilakukan untuk menjamin keamanan dan keselamatan seluruh masyarakat agar penyebaran Covid-19 tidak kembali melonjak.

"Larangan ini bertujuan untuk saling melindungi sesama masyarakat terlebih untuk orang tua atau keluarga kita di rumah maupun di kampung," ujar Arief, dikutip Kantor Berita RMOLBanten.

Arief juga memastikan, Pemkot Tangerang bersama jajaran TNI Polri terus berkomitmen dalam rangka memutus rantai penyebaran Covid-19 di Kota Tangerang.

"Di Kota Tangerang pertumbuhan kasus harian Covid-19 terus turun, saat ini per hari angkanya sekitar 20 kasus, jauh turun dari Januari sampai Februari lalu yang angkanya bisa mencapai 65 ke atas," papar Arief.

Lanjut Arief, dirinya mengajak kepada masyarakat Kota Tangerang untuk bisa mengikuti aturan pemerintah terkait larangan mudik keluar daerah, sehingga tidak terjadi peningkatan kasus Covid-19.

"Saya mengajak masyarakat untuk bisa memahami dan bisa bijak dalam menyikapi larangan mudik ini. Silaturahmi masih bisa kita lakukan secara virtual bersama keluarga agar semua aman, nyaman, dan sehat," pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya