Berita

Ketua GNPF Ulama Kota Binjai, Ustaz Sani Abdul Fatah/RMOLSumut

Nusantara

Diskotek Tersegel Diduga Nekat Beroperasi, GNPF Ulama Binjai Bakal Lapor Ke DPRD Sumut

SENIN, 19 APRIL 2021 | 08:58 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Meski sudah menutup dan memasang segel di beberapa diskotek di Kota Binjai, namun kinerja aparat keamanan belum memuaskan.

Pasalnya, diskotek hanya ditutup beroperasi tapi tidak menghancurkan tempat-tempat praktik judi dan peredaran narkoba yang ada di dalamnya.

Hal itu disampaikan Ketua GNPF Ulama Kota Binjai, Sanni Abdul Fattah, kepada Kantor Berita RMOLSumut, Sabtu (17/2).


"Kami berharap keseriusan pemerintah untuk menutup diskotek dan menghancurkan lapak judi, dan barak narkoba," kata Sanni.

Hal itu diungkapkannya karena aktivis Satgas Anti Narkoba  (SAN) ini mendapat kabar dari warga dan ulama yang mengatakan bahwa diskotek yang sudah disegel masih beroperasi dan menggelar lapak judi.

"Dan yang saya sayangkan lagi berdasarkan kabar yang telah beredar luas bahwa diskotek yang telah tersegel itu pun masih nekat beroperasi kembali," tutur Sanni.

"Mereka (pemilik diskotek) itu kebal hukum, mereka tak ada takutnya karena dalam keadaan disegel pun mereka tetap nekat beroperasi," lanjut Sanni.

Untuk itu, Sanni dan beberapa tokoh masyarakat Kota Binjai dalam waktu dekat mengagendakan untuk melaporkan kondisi itu kepada DPRD Sumut.

"Kami berencana, insyaAllah kami akan menyampaikan hal ini ke DPRD Sumut dalam waktu dekat ini," demikian Sanni.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya