Berita

Pengunjung diperbolehkan memasuki ruangan Raudhah di Masjid Nabawi secara berkelompok. Semua karpet didesinfeksi setelah setiap kelompok/SPA

Dunia

Arab Saudi Pasang Puluhan Karpet Terbaik Dunia Dengan Chip Khusus Di Raudhah, Masjid Nabawi

MINGGU, 18 APRIL 2021 | 22:57 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Puluhan karpet terbaik dunia digelar untuk menutupi lantai Rawdah (Raudhah) Al-Sharifah (Kamar Nabi) di Masjid Nabawi di Madinah. Hal ini merupakan bagian dari upaya pemerinitah Arab Saudi untuk menjaga dua masjid suci di negara tersebut.

Menurut kabar yang dimuat Arab News akhir pekan ini, ada 50 karpet di dalam ruangan tersebut dan semuanya dibuat dari bahan berkualitas tinggi dan ditenun dengan standar tertinggi.

Kepala departemen karpet di Administrasi Urusan Layanan Presidensi Umum Masjidil Haram dan Masjid Nabawi, Bandar Al-Husseini adalah menjelaskan, karpet-karpet tersebut dijadwalkan untuk disapu dan dibersihkan setiap hari.


"Jika ada karpet yang rusak segera dilepas dan diganti dengan karpet lain," jelasnya. ujarnya.

"Karpet juga mengalami proses disinfeksi dan sanitasi sepanjang waktu," sambungnya.

Dia juga menjelaskan bahwa pengunjung diizinkan memasuki ruangan dalam kelompok kecil. Semua karpet akan didesinfeksi dan disanitasi setelah setiap kelompok masuk, demi menjaga kebersihan ruangan tersebut.

Bukan hanya itu, karpet yang dipasang di kamar tersebut juga dipasang chip.

"Chip ini dapat memberikan informasi tentang karpet tertentu sejak dibuat dan informasi tentang riwayat pembersihan karpet dan jadwal pembersihannya di masa mendatang," sambungnya.

Kabar yang sama juga menyebutkan bahwa lebih dari 23 ribu liter disinfektan ramah lingkungan telah digunakan untuk membersihkan karpet di Masjid Nabawi dan koridor Bab Al-Salam selama beberapa bulan terakhir.

Menurut Saudi Press Agency, langkah ini merupakan bagian dari tindakan pencegahan yang diambil untuk memastikan keselamatan jamaah dan pengunjung selama pandemi virus corona.

Dikatakan juga bahwa wewangian digunakan lebih dari 7.743 kali untuk mengharumkan masjid selama periode yang sama.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kodam XII/Tanjungpura Geser Pasukan Atasi Karhutla ke Selatan Kalbar

Sabtu, 19 September 2026 | 05:09

Ketika Politik Uang Dianggap Wajar

Sabtu, 19 September 2026 | 04:45

Profesor Webster University: Pimpinan Negara Barat Harus Contoh Prabowonomics

Sabtu, 19 September 2026 | 04:16

Ekosistem Pengolahan Ikan Skala Mikro dan Kecil Terus Diperkuat

Sabtu, 19 September 2026 | 03:45

Fapet IPB University Hasilkan Inovasi Songsong Komersialisasi Ayam Lokal

Sabtu, 19 September 2026 | 03:13

Kejati Sumut Didesak Usut Tuntas Kasus Lahan Tol Medan-Binjai

Sabtu, 19 September 2026 | 02:45

Ketika Polemik Ijazah Berubah jadi Komoditas Politik

Sabtu, 19 September 2026 | 02:17

Tim Hukum UIN Jakarta Datangi Kejati Banten Usut Korupsi Eks Rektor

Sabtu, 19 September 2026 | 01:50

Humanika Harus Bantu Presiden Bawa Keluar RI dari Middle Income Trap

Sabtu, 19 September 2026 | 01:26

Konstruksi Waktu Dugaan TPPU dan Pemerasan Kasus Febrie Tidak Sinkron

Sabtu, 19 September 2026 | 01:02

Selengkapnya