Berita

Eva Dwiana saat melantik Satgas Tingkat RT/Ist

Nusantara

Jika Bandarlampung Bisa Zona Hijau, Walikota Janji Naikkan Insentif Pamong

MINGGU, 18 APRIL 2021 | 01:34 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung melakukan percepatan penanganan pendemi Covid-19, untuk bisa mencapai zona hijau. Tidak hanya menggerakkan Satgas kota, Pemkot juga menggerakkan Satgas hingga tingkat RT.

"Mudah-mudahan warga di tingkat RT paham tentang bahaya pendemi Covid-19, kita juga menginformasikan kalau kita mau masuk zona hijau. Jadi tolong kerjasamanya," kata Walikota  Eva Dwiana, Sabtu (17/4), dikutip Kantor Berita RMOLLampung.

Sebagai bentuk dukungan, insentif para Kaling, RT dan Limas di masing-masing kecamatan telah dicairkan selama dua bulan. Bahkan Eva berjanji akan menaikkan lagi insentifnya jika Bandarlampung telah kembali normal atau masuk zona hijau.  


"Kan gaji mau naik lagi, jadi kerjanya harus sesuai. Kalau yang malas-malas diganti saja, kasihan sama yang semangat," ujarnya.

Nantinya, lanjut Eva, jika berhasil menjadi zona hijau, maka ia akan memberikan reward kepada Satgas Covid-19 tingkat RT.

"Rewardnya dari pribadi, siapa tahu topi, atau kaos," jelasnya.

Sementara, Camat Enggal, Samsu Rijal, mengapresiasi pencairan insentif dari Pemkot Bandarlampung. Menurutnya, insentif mulai dibagikan hari ini.

"Dibayarkan ini yang terutang selama dua bulan, RT dan Kaling sebesar Rp 1,5 juta, Linmas Rp 500 ribu. Di Kecamatan Enggal jumlah Linmas ada 175 orang, RT 115, dan Kaling 13," ujarnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya