Berita

Menteri Kesehatan Carlos Alvarado/Net

Dunia

Kembali Terima Kiriman Vaksin Sputnik V, Venezuela Siap Lanjutkan Kampanye Vaksinasi

JUMAT, 16 APRIL 2021 | 16:26 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Di tengah lonjakan kasus virus corona yang melanda negaranya, Venezuela kembali menerima 50.000 dosis vaksin virus corona Sputnik V Rusia.

Kedatangan vaksin tersebut dikonfirmasi oleh Menteri Kesehatan Carlos Alvarado pada Kamis (15/4) waktu setempat.

Ini merupakan kedua kalinya Venezuela menerima kiriman vaksin Sputnik V, sebelumnya negara Amerika Latin itu telah memperoleh 250.000 vaksin buatan Rusia tersebut.


Selain vaksin Rusia, Venezuela juga telah menerima kiriman 500.000 dosis suntikan yang dikembangkan oleh Sinopharm China, yang sejauh ini telah diberikan kepada pejabat publik, petugas kesehatan, guru, dan beberapa warga senior.

"Putaran vaksin baru juga akan diberikan kepada petugas pemadam kebakaran, personel perlindungan sipil, dan pekerja yang membawa oksigen ke rumah sakit," kata Alvarado, seperti dikutip dari Reuters, Jumat (16/4).

“Mereka bukan bagian dari sektor kesehatan, tapi mereka terpapar,” ujarnya.

Pemerintah Presiden Nicolas Maduro akhir pekan lalu mengatakan telah membayar 64 juta dolar AS untuk menutupi kebutuhan vaksin melalui sistem COVAX.

Hingga saat ini, Venezuela telah melaporkan 178.094 kasus virus korona dan 1.834 kematian, menurut angka resmi.

Para dokter dan ilmuwan mengaitkan angka yang relatif rendah dengan kombinasi tindakan penguncian awal oleh pemerintah Maduro serta kekurangan bahan bakar kronis pada tahun 2020 yang secara signifikan membatasi mobilitas warga.

Beberapa dokter juga percaya bahwa angka yang rendah adalah hasil dari pengujian terbatas.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Beruang di Istana

Kamis, 30 April 2026 | 12:14

Rincian 13 Proyek Hilirisasi Bernilai Rp116 Triliun yang Baru Diresmikan Prabowo

Kamis, 30 April 2026 | 11:56

KPK Periksa Pejabat Pemkot Madiun dalam Kasus Dugaan Pemerasan Wali Kota Maidi

Kamis, 30 April 2026 | 11:43

Menteri PPPA Disorot Usai Minta Maaf, Dinilai Perlu Tingkatkan Sensitivitas dan Komunikasi Publik

Kamis, 30 April 2026 | 11:27

Arab Saudi Beri Asuransi Khusus Risiko Panas Saat Puncak Haji

Kamis, 30 April 2026 | 11:06

Bangkit dari Kubur! Friendster Sang Pelopor Medsos Resmi Kembali di 2026

Kamis, 30 April 2026 | 11:05

Hasil Komunikasi Dasco dengan Presiden Prabowo, Pemerintah Siapkan Rp 4 Triliun Perbaiki Perlintasan Kereta Api

Kamis, 30 April 2026 | 11:02

Harga Emas Antam Ambruk ke Rp2,7 Juta per Gram di Akhir Bulan

Kamis, 30 April 2026 | 10:50

Suami Bupati Pekalongan Dicecar KPK soal Aliran Uang Perusahaan Keluarga

Kamis, 30 April 2026 | 10:45

Prabowo Dijadwalkan Hadiri Puncak Hari Buruh di Monas Besok

Kamis, 30 April 2026 | 10:28

Selengkapnya