Berita

Sofyan Tan (kiri) bersama Ombang Siboro di Batu Hoda Beach, Samosir/Ist

Nusantara

Kunjungi Geosite Batu Hoda, Politikus PDIP Beri Usulan Bagi Kemenparekraf

JUMAT, 16 APRIL 2021 | 14:34 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Keindahan Danau Toba tidak akan bisa 'dijual' tanpa adanya kemahiran dalam bidang pemasaran wisata. Karena itu, pihak Kementerian Pariwisata dan Industri Kreatif (Kemenparekraf) harus mampu menggandeng berbagai pihak yang ahli dalam bidang tersebut.

Hal ini disampaikan anggota DPR RI, Sofyan Tan, saat berkunjung ke Batu Hoda Beach Samosir yang diterima langsung oleh pemilik objek wisata tersebut, Ombang Siboro, Kamis (15/4).

"Saya menggagas dan mengajak pihak Kemenparekraf RI menyelenggarakan pelatihan strategi memasarkan Samosir dan Danau Toba ke berbagai negara secara khusus di ASEAN dan Pasifik, sebab Samosir dan Danau Toba ini sangat indah dan menakjubkan, sebagai 'mutiara kepingan surga'," kata Sofyan Tan, dikutip Kantor Berita RMOLSumut.


Politikus PDI Perjuangan ini mengaku keindahan Danau Toba merupakan hal yang tidak terbantahkan lagi. Namun di sisi lain, seluruh objek wisata di sekitarnya harus mendapat penataan yang baik seperti halnya Batu Hoda Beach.

"Saya senang bisa melihat objek wisata Batu Hoda Beach yang tertata dengan sangat baik, bersih dan nyaman, serta pengelolaannya sudah memenuhi kelayakan standar pelayanan kepariwisataan yang baik," ujarnya.

Sementara itu, Ombang Siboro sangat mengapresiasi kedatangan Sofyan Tan ke Batu Hoda. Ia juga berterima kasih atas upaya politikus PDIP itu yang berinisiatif mencari jalan agar potensi pariwisata Samosir dan Danau Toba dapat terpasarkan hingga ke mancanegara melalui kegiatan yang tentu sangat baik dan strategis.

"Pak Sofyan Tan jelas bukan dari Dapil Tapanuli atau Danau Toba, namun hatinya sangat serius untuk memajukan Danau Toba," sebutnya.

Pelatihan yang dibuatnya, diakui Ombang, merupakan kesempatan yang baik bagi peserta yang ikut, sebab strategi memasarkan Samosir dan Danau Toba merupakan salah satu bagian penting menjadikan Danau Toba semakin mendunia.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya