Berita

Gedung kantor pusat Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) di Jenewa, Swiss/Net

Dunia

Khawatir Covid-19 Melonjak Selama Ramadhan, WHO Minta Protokol Kesehatan Tetap Dipatuhi

KAMIS, 15 APRIL 2021 | 08:54 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO telah menyatakan keprihatinan mereka, bahwa situasi pandemi Covid-19 di Timur Tengah dan Afrika Utara dapat memburuk selama bulan puasa Ramadhan berlangsung.

Kekhawatiran itu beralasan. Kepala WHO untuk Mediterania timur yang berbasis di Kairo, Ahmed al-Mandhari, mengatakan bahwa kasus infeksi Covid yang terdeteksi di wilayah itu naik 22 persen minggu lalu, sementara kematian naik 17 persen.

Mandhari mengatakan situasi di wilayah yang luas itu mencerminkan "tren yang mengkhawatirkan".


"Kami sangat khawatir situasi saat ini dapat memburuk selama Ramadhan jika orang tidak mengikuti dan mematuhi langkah-langkah sosial yang terbukti berhasil," katanya dalam konferensi pers online, seperti dikutip dari AFP, Kamis (15/4).

“Tahun ini, seperti tahun lalu, orang mungkin merasa semangat Ramadhan berubah karena social distancing dan lockdown,” kata Mandhari, merujuk pada tradisi berkumpul selama Ramadhan.

"Tapi tindakan yang perlu dipertahankan untuk membantu mengatasi pandemi sejalan dengan prinsip dasar Islam: jaga kesehatan fisik Anda dan jangan menyakiti orang lain," ujarnya.

Mandhari juga mengatakan semua negara di kawasan itu telah menerima vaksin, tetapi yang memiliki akses paling terbatas adalah Yaman dan Suriah.

“Meskipun kemajuan telah dicapai dengan memulai vaksinasi di seluruh dunia, masih terdapat ketidakseimbangan yang mengejutkan dalam distribusi vaksin,” katanya.

 "Ini terutama berlaku di wilayah kami."

Di Yaman, di mana sekitar 14 juta dosis dijanjikan melalui program Covax yang bertujuan untuk memastikan akses yang adil ke vaksinasi Covid-19, hanya 360.000 yang telah dikirimkan.

Sementara, Dalia Samhouri, kepala regional kesiapsiagaan darurat WHO, mengatakan organisasi internasional berharap negara-negara melakukan penilaian risiko untuk mencegah penyebaran infeksi.

Dia menyarankan tindakan yang dapat diambil di sekitar masjid selama Ramadhan, termasuk menjaga jarak fisik, ventilasi, dan desinfeksi rutin.

"Orang yang merasa sakit disarankan tinggal di rumah, bersama orang tua dan penderita penyakit kronis," katanya.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

4 Lapis Kegagalan PSSI dan Otoritas Liga

Jumat, 19 Juni 2026 | 02:18

Air Zamzam Jemaah Haji akan Didistribusikan di Tanah Air

Jumat, 19 Juni 2026 | 02:00

Gibran Prioritaskan Program MBG di Wilayah 3T

Jumat, 19 Juni 2026 | 01:21

Ceko Kontra Afsel Berbagi Skor 1-1

Jumat, 19 Juni 2026 | 01:19

Wamendes Dorong Intelektual Muda Mendukung Pembangunan Desa

Jumat, 19 Juni 2026 | 01:00

MBG Bermanfaat untuk Masa Depan Anak-anak

Jumat, 19 Juni 2026 | 00:26

Bomba Sayang Bumi Bagikan Bibit Tanaman di Muara Enim

Jumat, 19 Juni 2026 | 00:11

Rupiah Tak Bisa Kuat hanya dengan Kebijakan Moneter

Jumat, 19 Juni 2026 | 00:00

Warga Papua Surati Presiden Prabowo Minta Atensi Kasus Lahan Rp50 Miliar

Kamis, 18 Juni 2026 | 23:51

Kinerja Mendag Budi Santoso Harus Dievaluasi Demi Akselerasi Ekonomi

Kamis, 18 Juni 2026 | 23:37

Selengkapnya