Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Sebelum Pengumuman Penarikan Pasukan, Biden Lakukan Dialog Dengan Obama Dan Bush

KAMIS, 15 APRIL 2021 | 07:30 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Presiden Joe Biden melakukan dialog dengan para pendahulunya, Barack Obama dan George W. Bush, sebelum mengeluarkan pengumuman resmi penarikan pasukan AS di Afghanistan. Amerika Serkat berencana menarik semua pasukannya secara bertahap, mulai Mei hingga 11 September mendatang.

Rencana itu akan mengakhiri perang yang telah berlangsung selama lebih dari 20 tahun dan merupakan perang terpanjang AS.

Percakapan Biden dengan Bush melalui telepon itu hanya berlangsung singkat. Sekretaris pers Gedung Putih Jen Psaki mengatakan, percakapan antara Presiden ke-43 dan ke-46 itu sangat hangat dan singkat.


Juru bicara Freddy Ford mengatakan, Bush -yang mengumumkan dimulainya perang pada 7 Oktober 2001- belum berkomentar apa-apa soal penarikan pasukan. Namun, pada dasarnya Bush tetap berkomitmen untuk menghormati dan mendukung para veteran pasca-9/11 dan memberdayakan wanita di Afghanistan melalui pekerjaan mereka di Institut Bush, seperti dikutip dari CNN, Rabu (14/4).

Sementara Obama menyambaut baik keputusan Biden. Ia mengatakan perang itu sudah terlalu lama, dan perang harus diakhiri.

"Presiden Biden telah membuat keputusan yang tepat dalam menyelesaikan penarikan pasukan AS dari Afghanistan," kata Obama dalam sebuah pernyataan beberapa saat setelah Biden membuat pernyataan publik pertamanya tentang keputusan tersebut.

"Sudah waktunya mereka pulang, perang sudah terlalu lama," katanya Obama, yang di akun media sosialnya mengucapkan pujian dan rasa terima kasih kepada semua tentara dan orang-orang yang berjuang bersama di Afghanistan.

Biden dalam pengumumannya pada Rabu (14/4) tentang penarikan pasukan, mengatakan bahwa penarikan akan dimulai pada 1 Mei, sejalan dengan kesepakatan yang dibuat oleh pemerintahan Presiden Donald Trump dengan Taliban.

"Dia (Biden) menghargai pendapat mereka (Obama dan Bush) dan ingin mereka berdua mendengar langsung darinya tentang keputusannya untuk menarik pasukan dari Afghanistan," kata Jen Psaki Rabu tentang panggilan Biden dengan Obama dan Bush yang dilakukan secara terpisah.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

UPDATE

Titik Terang di Beltim, PT Timah Diperbolehkan Beli Timah Rakyat

Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:38

Mantri BRI Rela Terobos Kabut dan Jalan Terjal demi Jaga Asa Pelaku Usaha

Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:21

Alunan Bella Ciao Iringi Pembubaran Demo BEM UI

Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:57

BEM UI: Kemerdekaan Indonesia Masih Semu

Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:45

Serba-Serbi Demo, Intel Cegat Massa Tak Berseragam Merapat Barisan BEM UI

Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:39

Peringatan Dini BMKG Modal Penting Hadapi Karhutla

Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:28

MES Siapkan Jurus Jadikan Indonesia Pusat Ekonomi Syariah Dunia

Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:13

Budaya KKN dan Koncoisme Penghalang Cita-cita Merdeka

Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:00

Waspada! El Nino Tahun Ini Lebih Kuat dari 2015

Selasa, 18 Agustus 2026 | 19:48

Said Abdullah: Rekam Jejak Destry-Aida Jadi Modal Pimpin BI

Selasa, 18 Agustus 2026 | 19:38

Selengkapnya