Berita

Gubernur Jateng dua periode yang juga kader PDIP, ganjar Pranowo/Net

Politik

Kalau PDIP Usung Puan, Bukan Perkara Sulit Ganjar Jadi Capres Partai Lain

SABTU, 10 APRIL 2021 | 05:47 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memiliki elektabilitas tinggi dalam setiap survei calon presiden (Pilpres) 2024.

Meski demikian, secara politik peluang kader PDIP itu akan mengalami kesulitan untuk mendapatkan tiket rekomendasi dari PDIP.

Salah satu alasan politiknya, PDIP diprediksi akan lebih memilih Puan Maharani.


"Mungkin saja Ganjar diusung Parpol lain jika elektabilitasnya menjanjikan, sementara PDIP lebih memilih Puan Maharani. Meskipun dilematis, tetapi bukan perkara sulit untuk menuju kekuasaan jika memang kesempatan itu ada," demikian kata Dedi kepada Kantor Berita Politik RMOL," Sabtu (10/4).

Selain itu, prediksi Dedi saat kontestasi Pilpres 2024 mendatang, akan ada parpol yang kesulitan untuk mengusung calonnya sendiri karena rendahnya elektabilitas rendah.

"Diproyeksikan pada Pilpres 2024 masih ada Parpol yang kesulitan mengusung kadernya sendiri lantara minim popularitas dan elektabilitas," demikian kata Dedi.

Sebagaimana dalam setiap survei, Ganjar Pranowo selalu menempati urutan 3 besar. Beberapa nama lain yang menonjol adalah Anies Baswedan, Ridwan Kamil dan Prabowo Subianto.

Populer

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

Warga Gembira TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10

UPDATE

Bursa Asia Dibuka Merah, Kospi Anjlok Hampir 6 Persen

Rabu, 19 Agustus 2026 | 08:29

Trump dan Gedung Putih Unggah Peta Baru Selat Hormuz yang Bikin Panas Iran

Rabu, 19 Agustus 2026 | 08:17

Wall Street Merah, Saham Teknologi Berguguran

Rabu, 19 Agustus 2026 | 08:04

Harvard Didenda Rp947 Miliar atas Skandal Penjualan Bagian Tubuh Jenazah

Rabu, 19 Agustus 2026 | 08:03

Dolar AS Bergerak Terbatas, Indeks DXY Menguat Tipis di Level 99,63

Rabu, 19 Agustus 2026 | 07:47

Logam Mulia Serempak Anjlok Dihantam Naiknya Imbal Hasil Obligasi

Rabu, 19 Agustus 2026 | 07:25

Bursa Eropa Loyo, Saham Teknologi Berguguran

Rabu, 19 Agustus 2026 | 07:06

Konsep Ketahanan Iklim Ala Indonesia Menggema di Forum Menteri LH Anggota BRICS

Rabu, 19 Agustus 2026 | 06:59

Kenaikan Anggaran Pendidikan Harus Wujudkan Sekolah Dasar Gratis

Rabu, 19 Agustus 2026 | 06:32

42 Pemegang Izin Kehutanan Ditindak Gegara Karhutla

Rabu, 19 Agustus 2026 | 06:19

Selengkapnya