Berita

Menteri Luar Negeri Australia Marise Payne/Net

Dunia

Bantu Atasi Krisis Covid-19 Di Papua Nugini, Australia Kirim 17 Ahli Medis Tambahan

JUMAT, 09 APRIL 2021 | 16:42 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Gelombang kedua dari tim ahli medis Australia terbang ke Papua Nugini (PNG) pada Jumat (9/4) waktu setempat, untuk membantu mengatasi sistem kesehatan yang terancam goyah akibat Covid-19 di negara itu.

Menteri Luar Negeri Australia Marise Payne mengatakan, tim dikirim ke Port Moresby tersebut terdiri dari 17 spesialis.

"Saat kami menangani masalah vaksin global, kami akan terus bekerja dengan PNG untuk meluncurkan vaksin sebagai tanggapan atas prioritas Pemerintah PNG," kata Payne, seperti dikutip dari AFP, Jumat (9/4).


Tim tersebut bergabung dengan sekelompok kecil ahli yang sudah berada di darat dan datang saat Australia terus menerbangkan pasokan darurat, termasuk peralatan pelindung, kit pengujian cepat, dan lebih dari 8.000 dosis vaksin, ke negara itu.

PNG, negara berpenduduk lebih dari delapan juta di lepas pantai timur laut Australia, melaporkan sekitar seribu kasus Covid-19 pada tahun pertama pandemi, tetapi telah melihat lebih dari 5.000 infeksi baru bulan lalu saja.

Pada hari Rabu (7/4), jumlah itu meningkat menuju 8.000 di tengah kekhawatiran kurangnya pengujian yang menyembunyikan skala sebenarnya dari wabah tersebut.

Rumah sakit terpaksa menolak pasien baru karena kurangnya staf medis, yang dites positif dalam jumlah besar.

Menteri kesehatan negara itu juga menandai disinformasi vaksin di media sosial sebagai ancaman yang berkembang terhadap upaya vaksinasi.

Perdana Menteri Australia Scott Morrison menegaskan kembali komitmen untuk mengamankan vaksin AstraZeneca untuk tetangga Pasifik - menandai 10.000 dosis lagi untuk PNG.

"Saya telah mengalihkan sejumlah vaksin itu untuk membantu upaya di Papua Nugini dan Timor Leste," kata Morrison kepada media di Canberra.

Populer

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

Warga Gembira TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10

UPDATE

Bursa Asia Dibuka Merah, Kospi Anjlok Hampir 6 Persen

Rabu, 19 Agustus 2026 | 08:29

Trump dan Gedung Putih Unggah Peta Baru Selat Hormuz yang Bikin Panas Iran

Rabu, 19 Agustus 2026 | 08:17

Wall Street Merah, Saham Teknologi Berguguran

Rabu, 19 Agustus 2026 | 08:04

Harvard Didenda Rp947 Miliar atas Skandal Penjualan Bagian Tubuh Jenazah

Rabu, 19 Agustus 2026 | 08:03

Dolar AS Bergerak Terbatas, Indeks DXY Menguat Tipis di Level 99,63

Rabu, 19 Agustus 2026 | 07:47

Logam Mulia Serempak Anjlok Dihantam Naiknya Imbal Hasil Obligasi

Rabu, 19 Agustus 2026 | 07:25

Bursa Eropa Loyo, Saham Teknologi Berguguran

Rabu, 19 Agustus 2026 | 07:06

Konsep Ketahanan Iklim Ala Indonesia Menggema di Forum Menteri LH Anggota BRICS

Rabu, 19 Agustus 2026 | 06:59

Kenaikan Anggaran Pendidikan Harus Wujudkan Sekolah Dasar Gratis

Rabu, 19 Agustus 2026 | 06:32

42 Pemegang Izin Kehutanan Ditindak Gegara Karhutla

Rabu, 19 Agustus 2026 | 06:19

Selengkapnya