Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Pabrik Pakaian Milik Investor China Di Myanmar Rusak Terbakar, Diduga Ada Yang Sengaja Melakukannya

RABU, 07 APRIL 2021 | 17:37 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Sebuah pabrik pakaian milik investor China di Yangon Myanmar rusak akibat kebakaran pada Rabu (7/4) pagi waktu setempat. Beruntung Tidak ada korban yang dilaporkan dalam insiden tersebut.

Pejabat pabrik menduga ada orang yang sengaja mau membakar pabrik tersebut. Karena sebelum kejadian mereka mencium bau bensin di dekat pintu masuk pabrik, tetapi penyelidikan lebih lanjut sedang berlangsung.

CGTN melaporkan, api mulai berkobar sekitar pukul 05.35 pagi, dan berhasil dipadamkan oleh petugas pada pukul 06.55.


Perkiraan resmi menyebutkan kerusakan properti sekitar delapan juta yuan (sekitar 1,223 juta dolar AS).

Insiden itu terjadi setelah beberapa perusahaan investasi China di Yangon dihancurkan dan dijarah bulan lalu.

Kekerasan semakin meningkat pasca terjadi kudeta militer di Myanmar yang diwarnai dengan aksi pembangkangan sipil. Tak jarang aksi berakhir dengan kekerasan dan pengrusakan.

Populer

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

Warga Gembira TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10

UPDATE

Bursa Asia Dibuka Merah, Kospi Anjlok Hampir 6 Persen

Rabu, 19 Agustus 2026 | 08:29

Trump dan Gedung Putih Unggah Peta Baru Selat Hormuz yang Bikin Panas Iran

Rabu, 19 Agustus 2026 | 08:17

Wall Street Merah, Saham Teknologi Berguguran

Rabu, 19 Agustus 2026 | 08:04

Harvard Didenda Rp947 Miliar atas Skandal Penjualan Bagian Tubuh Jenazah

Rabu, 19 Agustus 2026 | 08:03

Dolar AS Bergerak Terbatas, Indeks DXY Menguat Tipis di Level 99,63

Rabu, 19 Agustus 2026 | 07:47

Logam Mulia Serempak Anjlok Dihantam Naiknya Imbal Hasil Obligasi

Rabu, 19 Agustus 2026 | 07:25

Bursa Eropa Loyo, Saham Teknologi Berguguran

Rabu, 19 Agustus 2026 | 07:06

Konsep Ketahanan Iklim Ala Indonesia Menggema di Forum Menteri LH Anggota BRICS

Rabu, 19 Agustus 2026 | 06:59

Kenaikan Anggaran Pendidikan Harus Wujudkan Sekolah Dasar Gratis

Rabu, 19 Agustus 2026 | 06:32

42 Pemegang Izin Kehutanan Ditindak Gegara Karhutla

Rabu, 19 Agustus 2026 | 06:19

Selengkapnya