Berita

Menteri Luar Negeri Italia Luigi Di Maio/Net

Dunia

Kasus Mata-mata, Italia Usir Diplomat Rusia

KAMIS, 01 APRIL 2021 | 06:28 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Roma memerintahkan pengusiran dua diplomat  Rusia atas kasus spionase.

Pengusiran itu menyusul penangkapan yang dilakukan Polisi Italia pada Rabu (31/3) terhadap seorang kapten Angkatan Laut Italia bersama dengan seorang pejabat militer Rusia karena dicurigai melakukan kegiatan mata-mata.
Kedua pria itu ditangkap sesaat setelah saling memberikan informasi dengan imbalan uang, menurut polisi paramiliter Italia, dalam siaran persnya, seperti dilaporkan Reuters.

Keduanya ditangkap di sebuah tempat parkir mobil di Roma dan dituduh melakukan kejahatan serius yang terkait dengan mata-mata dan keamanan negara.

Keduanya ditangkap di sebuah tempat parkir mobil di Roma dan dituduh melakukan kejahatan serius yang terkait dengan mata-mata dan keamanan negara.

Kementerian Luar Negeri Italia kemudian mengatakan telah memanggil Duta Besar Rusia Sergei Razov atas kasus tersebut.

Menteri Luar Negeri Italia Luigi Di Maio di akun Facebooknya menyebut itu adalah 'insiden yang sangat serius' antara negara anggota NATO dan Rusia.

Hubungan antara Rusia dan negara-negara anggota NATO telah dilanda sejumlah skandal mata-mata dalam beberapa tahun terakhir di tengah meningkatnya ketegangan antara Moskow dan Barat.

Menteri Luar Negeri Inggris Dominic Raab mengatakan London medukung tindakan yang diambil Italia atas aktivitas jahat dan destabilisasi Rusia yang dirancang untuk melemahkan sekutu NATO itu.

Kedutaan Rusia di Roma pada awalnya mengonfirmasi bahwa seorang karyawan kantor atase militernya telah ditahan dan kasus sedang dipelajari.

Kremlin telah menanggapi dengan mengatakan pihaknya berharap hubungan dengan Italia dapat dipertahankan meskipun ada perselisihan.

Populer

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

Warga Gembira TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10

UPDATE

Bursa Asia Dibuka Merah, Kospi Anjlok Hampir 6 Persen

Rabu, 19 Agustus 2026 | 08:29

Trump dan Gedung Putih Unggah Peta Baru Selat Hormuz yang Bikin Panas Iran

Rabu, 19 Agustus 2026 | 08:17

Wall Street Merah, Saham Teknologi Berguguran

Rabu, 19 Agustus 2026 | 08:04

Harvard Didenda Rp947 Miliar atas Skandal Penjualan Bagian Tubuh Jenazah

Rabu, 19 Agustus 2026 | 08:03

Dolar AS Bergerak Terbatas, Indeks DXY Menguat Tipis di Level 99,63

Rabu, 19 Agustus 2026 | 07:47

Logam Mulia Serempak Anjlok Dihantam Naiknya Imbal Hasil Obligasi

Rabu, 19 Agustus 2026 | 07:25

Bursa Eropa Loyo, Saham Teknologi Berguguran

Rabu, 19 Agustus 2026 | 07:06

Konsep Ketahanan Iklim Ala Indonesia Menggema di Forum Menteri LH Anggota BRICS

Rabu, 19 Agustus 2026 | 06:59

Kenaikan Anggaran Pendidikan Harus Wujudkan Sekolah Dasar Gratis

Rabu, 19 Agustus 2026 | 06:32

42 Pemegang Izin Kehutanan Ditindak Gegara Karhutla

Rabu, 19 Agustus 2026 | 06:19

Selengkapnya