Berita

Kampanye hentikan kekerasan terhadap orang Asia/Net

Dunia

Wanita 65 Tahun Jadi Korban Kekerasan Anti-Asia

RABU, 31 MARET 2021 | 13:38 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Aksi kekerasan bermotif rasial terhadap warga keturunan Asia di Amerika kembali terjadi. Insiden tersebut dialami pada seorang wanita Asia berusia 65 tahun yang diteriaki dan diserang saat dalam perjalanan ke gereja setempat di lingkungan Hell's Kitchen di New York City pada Senin (29/3) waktu setempat

Dari video yang beredar, terlihat seorang  pria menjatuhkan wanita yang diketahui keturunan Filipina-Amerika itu ke trotoar, lalu menendang perut dan dengan brutal menginjak kepalanya beberapa kali. Sementara itu, kata polisi, dia juga memuntahkan hinaan padanya.

Saat wanita itu diserang dengan kejam, video tampaknya menunjukkan setidaknya tiga orang yang tengah berada di lobi kondominium secara pasif menonton kekerasan tersebut. Ketika penyerang pergi, meninggalkan wanita yang terluka itu dalam posisi tengkurap di trotoar, seorang pria - dilaporkan seorang penjaga keamanan - dengan tenang menutup pintunya.


Video tersebut telah menimbulkan seruan baru untuk diakhirinya gelombang kekerasan yang meningkat terhadap orang Asia-Amerika dan menimbulkan pertanyaan tentang perilaku orang-orang yang melihat langsung kejadian tersebut.

“Penjaga keamanan gedung yang berhati dingin tidak hanya gagal memberikan bantuan, dia menutup pintu bagi korban,” tulis Gugus Tugas Kejahatan Kebencian Asia Departemen Kepolisian New York dalam cuitannya, WABC melaporkan.

Menanggapi kejadian tersebut, pada Selasa pagi, perusahaan yang mengelola menara kondominium mengumumkan bahwa staf yang terlibat dalam insiden tersebut telah diskors.

“Staf yang menyaksikan serangan itu telah ditangguhkan menunggu penyelidikan sehubungan dengan serikat mereka,” tulis Organisasi Brodsky dalam sebuah posting Instagram.

Laporan kejahatan rasial terhadap orang Asia-Amerika telah meningkat secara dramatis dalam setahun terakhir . Menurut laporan terbaru dari Stop AAPI Hate, sebuah organisasi yang didedikasikan untuk melacak diskriminasi anti-Asia di AS, setidaknya 500 insiden kebencian anti-Asia telah dilaporkan dalam dua bulan terakhir, dengan total 3.795 laporan yang diajukan sejak tahun lalu.

Populer

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

Warga Gembira TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10

UPDATE

Bursa Asia Dibuka Merah, Kospi Anjlok Hampir 6 Persen

Rabu, 19 Agustus 2026 | 08:29

Trump dan Gedung Putih Unggah Peta Baru Selat Hormuz yang Bikin Panas Iran

Rabu, 19 Agustus 2026 | 08:17

Wall Street Merah, Saham Teknologi Berguguran

Rabu, 19 Agustus 2026 | 08:04

Harvard Didenda Rp947 Miliar atas Skandal Penjualan Bagian Tubuh Jenazah

Rabu, 19 Agustus 2026 | 08:03

Dolar AS Bergerak Terbatas, Indeks DXY Menguat Tipis di Level 99,63

Rabu, 19 Agustus 2026 | 07:47

Logam Mulia Serempak Anjlok Dihantam Naiknya Imbal Hasil Obligasi

Rabu, 19 Agustus 2026 | 07:25

Bursa Eropa Loyo, Saham Teknologi Berguguran

Rabu, 19 Agustus 2026 | 07:06

Konsep Ketahanan Iklim Ala Indonesia Menggema di Forum Menteri LH Anggota BRICS

Rabu, 19 Agustus 2026 | 06:59

Kenaikan Anggaran Pendidikan Harus Wujudkan Sekolah Dasar Gratis

Rabu, 19 Agustus 2026 | 06:32

42 Pemegang Izin Kehutanan Ditindak Gegara Karhutla

Rabu, 19 Agustus 2026 | 06:19

Selengkapnya