Berita

Jaksa Agung RI ST Burhanuddin/Net

Politik

Jaksa Agung Lakukan Kunjungan Kerja Virtual Bulanan Untuk Evaluasi Jaksa Se-Indonesia

SELASA, 09 MARET 2021 | 19:03 WIB | LAPORAN: MEGA SIMARMATA

Jaksa Agung RI ST Burhanuddin dan Wakil Jaksa Agung Setia Untung Arimuladi melakukan kunjungan kerja virtual bulanan kepada jajaran di daerah.

Kunjungan virtual itu dalam rangka evaluasi kinerja yang diikuti oleh seluruh Kepala Kejaksaan Tinggi, Kepala Kejaksaan Negeri, Kepala Cabang Kejaksaan Negeri di seluruh wilayah Indonesia serta perwakilan Kejaksaan di Luar Negeri.

Dengan menggunakan teknologi informasi berupa aplikasi zoom meeting, kegiatan ini berlangsung lancar tanpa kendala.


ST Burhanuddin dalam arahannya mengingatkan para pimpinan satuan kerja agar sungguh-sungguh menindaklanjuti semua kebijakan dan instruksi yang telah diberikan sebelumnya yakni terkait Kejaksaan Digital.

Termasuk pembuatan big data, percepatan pendataan benda sitaan dan barang rampasan, monitoring penyebaran Covid-19, pembentukan Satgas 53, penerapan restorative justice, penanganan perkara korupsi, pendampingan hukum hingga inovasi teknologi, dan hal tersebut akan menjadi bahan rujukan dalam penilaian kinerja .

Dia juga menyampaikan tentang pentingnya pimpinan satuan kerja membangun soliditas di lingkungan kerjanya masing-masing.

"Dan terkait upaya reformasi birokrasi hendaknya harus dimaknai sebagai upaya membentuk dan menambahkan integritas bagi seluruh pegawai Kejaksaan," kata Burhanuddin.

Lebih lanjut, dia menyampaikan beberapa catatan singkat untuk seluruh bidang yang ada dan peraturan internal Kejaksaan RI serta pembahasan MoU yang memuat isu strategis.

Ditambahkan Wakil Jaksa Agung, dia menyampaikan optimalisasi dan implementasi pembangunan zona integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

"Bahwa pembangunan zona integritas menuju WBK dan WBBM menjadi harapan pemerintah dan semakin tertanam dalam diri Aparatur Sipil Negara (ASN)," pungkas Setia Untung.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Rechta Institute: Muktamar NU Bersih Dari Politik Uang dan Balas Budi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:16

Ucapan Budi Arie Soal Percepatan Pemilu 2029 Tak Bisa Dimaafkan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:02

Nasaruddin Umar Pilih Jadi Menag Ketimbang Maju Ketum PBNU

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:01

PLN Siap Serap Listrik dari PSEL Bekasi, Capai 223.584 MWh per Tahun

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:51

Muktamar NU Turut Bahas RUU Perampasan Aset

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:40

Polisi Sebut Kelompok Perusuh Rusak Fasilitas Umum Usai Demo di Gedung DPR/MPR

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:34

Polda Metro Pastikan Aktivitas Warga Tetap Berjalan Pascademonstrasi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:26

PLTS 100 GWp Diluncurkan, PLN Siap Percepat Swasembada Energi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:11

Emas Antam Turun Lagi, Termurah Rp1,4 Juta

Jumat, 28 Agustus 2026 | 10:57

Legislator Aceh soal Blok Andaman: Rujukannya Harus Pasal 33 UUD 1945

Jumat, 28 Agustus 2026 | 10:40

Selengkapnya