Berita

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo meninjau vaksinasi 1.000 Prajurit TNI–Polri di wilayah Provinsi Kepulauan Riau /Net

Politik

Panglima TNI Bersama Kapolri Tinjau Langsung Pelaksanaan Vaksinasi Prajurit TNI-Polri Di Polda Kepri

JUMAT, 05 MARET 2021 | 14:48 WIB | LAPORAN: MEGA SIMARMATA

Sebanyak 1.000 Prajurit TNI–Polri di wilayah Provinsi Kepulauan Riau menjalani vaksin Covid–19.

Kegiatan vaksinasi dilaksanakan di Gedung Lancang Kuning Polda Kepri, yang disaksikan langsung oleh Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, Jumat (5/3).

Di samping melakukan peninjauan vaksinasi Panglima TNI dan Kapolri juga memberikan pengarahan kepada sejumlah pejabat TNI dan Polri diwilayah Provinsi Kepri.


Kadiv Humas Polri Irjen Pol Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, vaksin Covid–19 diberikan kepada 500 personil Polri dan 500 prajurit TNI pada hari ini di Gedung Lancang Kuning Polda Kepri.

Sebelum mendapat suntikan vaksin Covid-19, anggota harus menjalani pemeriksaan awal, termasuk pengecekan suhu dan tekanan darah.

Di samping melakukan peninjauan vaksinasi terhadap anggota, Panglima TNI dan Kapolri juga memberikan pengarahan kepada sejumlah pejabat TNI dan Polri diwilayah Provinsi Kepri.

“Sebelumnya pada Kamis tanggal 4 Maret 2021, seluruh pejabat utama Polda Kepri, para perwira, dan personil Polda Kepri telah menerima suntik vaksin dan pada hari ini merupakan tindak lanjut vaksinasi terhadap anggota TNI-Polri yang belum melaksanakan," terangnya.

"Suntikan vaksin ini hanya diberikan kepada seluruh anggota yang menurut hasil pemeriksaan kesehatannya layak untuk menjalani vaksinasi Covid-19," sambung Argo.

Walaupun nantinya telah menerima vaksin, Argo tetap menegaskan kembali kepada seluruh anggota agar tetap mematuhi protokol kesehatan dengan tetap memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kodam XII/Tanjungpura Geser Pasukan Atasi Karhutla ke Selatan Kalbar

Sabtu, 19 September 2026 | 05:09

Ketika Politik Uang Dianggap Wajar

Sabtu, 19 September 2026 | 04:45

Profesor Webster University: Pimpinan Negara Barat Harus Contoh Prabowonomics

Sabtu, 19 September 2026 | 04:16

Ekosistem Pengolahan Ikan Skala Mikro dan Kecil Terus Diperkuat

Sabtu, 19 September 2026 | 03:45

Fapet IPB University Hasilkan Inovasi Songsong Komersialisasi Ayam Lokal

Sabtu, 19 September 2026 | 03:13

Kejati Sumut Didesak Usut Tuntas Kasus Lahan Tol Medan-Binjai

Sabtu, 19 September 2026 | 02:45

Ketika Polemik Ijazah Berubah jadi Komoditas Politik

Sabtu, 19 September 2026 | 02:17

Tim Hukum UIN Jakarta Datangi Kejati Banten Usut Korupsi Eks Rektor

Sabtu, 19 September 2026 | 01:50

Humanika Harus Bantu Presiden Bawa Keluar RI dari Middle Income Trap

Sabtu, 19 September 2026 | 01:26

Konstruksi Waktu Dugaan TPPU dan Pemerasan Kasus Febrie Tidak Sinkron

Sabtu, 19 September 2026 | 01:02

Selengkapnya