Berita

Vaksinasi Covid-19 massal bagi tenaga kesehatan beberapa waktu lalu/Net

Kesehatan

Survei Vaksinasi Covid-19: 70,7 Persen Setuju Dan 14,8 Persen Menolak

SENIN, 01 MARET 2021 | 08:59 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Meski program vaksinasi Covid-19 sudah berlangsung, bahkan kini bersiap menjalani tahap kedua, resistensi masyarakat masih tetap ada.

Hal ini terlihat dari hasil survei Lembaga survei Citra Opini Polling Study (COPS) mengenai vaksinasi Covid-19 nasional digulirkan pemerintah.

Hasilnya sebanyak 70,7% responden siap dan setuju untuk ikut program vaksin.


"Sedangkan sebanyak 14,5 persen masih ragu-ragu dan sebanyak 14,8 persen menolak ikut program vaksinisasi Covid-19," demikian keterangan Direktur Eksekutif COPS, Ziyad Falahi yang dikutip Kantor Berita RMOLJakarta, Senin (1/3).

Sementara sebanyak 89,7% responden menginginkan vaksin Covid-19 gratis dari pemerintah.

"Sisanya 10,3 tidak masalah vaksin Covid-19 berbayar tapi harus mempunyai kualitas," lanjut Ziyad.

Survei COPS ini dilakukan pada 12 hingga 20 Februari 2021 dengan memiliki tingkat kepercayaan 95 persen dan margin of error kurang lebih 2,8 persen.

Survei dilaksanakan dengan cara wawancara melalui telepon dengan total responden 1.300 warga negara Indonesia yang sudah memiliki hak pilih pada tahun Pemilu 2024.

Namun hanya 1.225 responden yang bisa diambil datanya dan terverifikasi kembali.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

Blusukan Jokowi Sulit Naikkan Suara PSI, Apalagi Goyang PDIP

Senin, 01 Juni 2026 | 04:00

UPDATE

Meluruskan Hari Lahirnya Pancasila: Dari Piagam Jakarta Hingga Dekrit Presiden

Selasa, 02 Juni 2026 | 20:01

Kuasa Hukum Gus Yaqut Sebut Tidak Ada Konfirmasi Aliran Dana

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:46

RI Impor Emas 2,5 Ton pada April 2026, Australia jadi Pemasok Terbesar

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:16

Saksi Perkara Maluku, Thobahul Aftoni Akui Mardiono Ketum PPP

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:13

BEM PTMA: MBG adalah Investasi Jangka Panjang Menuju Indonesia Emas

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:09

Gerinda Sebut Lawatan Prabowo Perkokoh Posisi Indonesia di Kancah Dunia

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:08

KPK Tahan Tiga Tersangka Korupsi Pembangunan Gedung Pemkab Lamongan

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:05

Habiburokhman: Zaman Pak Dino Sehebat Apa sih?

Selasa, 02 Juni 2026 | 18:50

Daftar Harga LPG 5,5 kg dan 12 Kg Terbaru, Cek Tiap Provinsi

Selasa, 02 Juni 2026 | 18:47

SPI: Nasionalisme dan Kepastian Hukum Harus Seimbang

Selasa, 02 Juni 2026 | 18:46

Selengkapnya