Berita

Pendiri lembaga survei Kedaikopi, Hendri Satrio/Net

Politik

Pendiri Kedai Kopi Gemas, Nurdin Abdullah Yang Masuk 500 Pemimpin Potensial 2024 Dicokok KPK

MINGGU, 28 FEBRUARI 2021 | 13:28 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Langkah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah dalam dugaan kasus gratifikasi proyek pembangunan jalan membuat pendiri lembaga survei Kedaikopi, Hendri Satrio gemas.

Pasalnya, selama menjabat sebagai bupati Bantaeng, Nurdin dikenal sebagai pejabat yang berprestasi.

“Aduh, bingung saya. Kesal iya, gemas iya,” ujar Hendri Satrio saat dimintai berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (28/2).


Hensat, sapaan akrabnya, mengaku kesal lantaran nama Nurdin juga ada di 500 nama calon pemimpin 2024 versi lembaga surveinya.

Terlepas dari itu, dia mengapresiasi kerja KPK yang bisa mengendus dari awal masalah ini. Sebab, tidak terbayang jika kemudian Nurdin Abdullah terus melaju hingga jadi pemimpin nasional.

“Kasihan negaranya. Tapi kita lihat saja lah, perkembangan hukumnya. Ini memang saatnya pemimpin jujur diperlukan. Jadi bukan hanya dekat dengan rakyat tapi juga jujur,” tandasnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

Istana Merdeka Menjelma jadi Pusat Pesta Rakyat dan Surga Kuliner UMKM

Jumat, 21 Agustus 2026 | 00:09

Mirza Fakhrul Islam Alamgir Terpilih Jadi Presiden Baru Bangladesh

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:52

Penanganan Bencana NTT Tidak Boleh Ada Kendala Anggaran!

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:38

Penumpang Bus NPM Pembawa Ratusan Vape Etomidate Diringkus Polisi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:18

PDIP Lepas Kapal RS Apung Laksamana Malahayati ke Lokasi Gempa NTT

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:26

Purbaya Siapkan Rp3 Triliun Insentif untuk Satu Juta Motor Listrik

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:15

DPO Narkoba Club Malam Batam Diringkus saat Mau Kabur ke Malaysia

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:01

Dewan Adat Bamus Betawi Minta Warga Pati Tak Demo di Jakarta

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:30

Gibran Minta Maaf ke Pengungsi Gempa NTT

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:06

Sayembara Ijazah SMA Gibran Tak Mengubah Standar Pembuktian Hukum

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:02

Selengkapnya